Jakarta TopBusiness – Pemerintah menilai, produk-produk kerajinan Indonesia terus naik kelas. Baik dalam hal peningkatan kapasitas produksi dan kualitasnya, naik daya saing dan desain serta pamor guna kualitas ekspor.
Demikian disampaikan Presiden Jokowi dalam ajang Jakarta International Handcraft Trade Fair atau Inacraft, yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Rabu (24/04).
Sehubungan dengan hal tersebut, sebagaimana dikutip dari laman Setkab.go.id, terlihat bahwa saat ini terdapat 700.000 unit usaha yang masuk dalam kategori UKM Kerajinan, yang menyerap hampir 1,3 juta tenaga kerja. Ekspornya pun terus meningkat, padahal baru 1,26 persen dari total pangsa pasar dunia. “Masih sangat kecil sekali, dan masih bisa kita tingkatkan lebih besar lagi,” ucap Presiden.
Menurut Presiden, jika pangsa pasar naik, akan makin banyak UKM berkembang dan semakin banyak tenaga kerja yang dapat terangkut, salah satunya dari kerajinan tangan ini.
Karena itu, presiden mengingatkan agar para pengrajin terus kreatif, inovatif dalam mendobrak dan penetrasi pasar internasional produk-produk kerajinan, mencari pasar-pasar non tradisional, meningkatkan kualitas produk, meningkatkan estetika dari produk-produk kerajinan, kemudian brand-brand juga terus harus ditingkatkan karena pasar internasional sangat menyukai dengan brand.
Penulis : Agus H
