Jakarta, TopBusiness – Meski kinerja PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengalami kenaikan laba bersih di 2018, namun Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui untuk dilakukan penurunan pembagian dividen.
Dengan begitu, RUPST memastikan menebar dividen ke pemegang saham sebesar 50 persen dari laba bersih atau lebih kecil dari sebelumnya sebesar 70 persen.
“Pada tahun sebelumnya kami membagiakn dividen sebesar 70 persen (dari laba bersih 2017), tetapi tahun ini menjadi sebesar 50 persen,” kata Direktur Utama WSBP, Jarot Subana di Jakarta, seperti ditulis Kamis (25/4/2019).
Dia menyebutkan, dividen sebesar 50 persen tersebut setara dengan Rp 551,61 miliar atau senilai Rp22,5 per saham.
“Sehingga sisanya sebesar 5 persen untuk cadangan dan sebesar 45 persen ditempatkan sebagai laba ditahan perseroan,” ujar Jarot.
Berdasarkan keterangan resmi WSBP, sepanjang 2018 perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp8 triliun atau meningkat 13 persen (year-on-year).
Sedangkan, laba bersih di 2018 sebesar Rp1,1 triliun atau bertumbuh 10 persen dari perolehan di 2017 yang mencapai Rp1,0 triliun.
Jarot mengatakan, penerimaan pembayaran termin selama 2018 sebesar Rp11,4 triliun atau meningkat 148 persen dari penerimaan pembayaran termin pada 2017 yang hanya Rp4,6 triliun.
Lebih lanjut dia menyebutkan, penerimaan pembayaran termin tersebut berasal dari pekerjaan tambahan proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, Tol Batang-Semarang, Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM), Tol Pematang Panggang-Kayu Agung (PPKA), Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung.
Penulis: Tomy
