TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Seperti Apa Rumah Layak Huni dan Beraspek Pendidikan?

Nurdian Akhmad
14 July 2014 | 15:39
rubrik: Capital Market
Foto: Adhito/BusinessNews Indonesia
Foto: Adhito/BusinessNews Indonesia

Jakarta, businessnews.id — Dalam uji disertasi meraih gelar doktor di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Deputi  Bidang Perumahan Swadaya Kementerian Perumahan Rakyat RI Jamil Ansari mengatakan, rumah yang layak huni harus memenuhi aspek pendidikan keluarga.

Di disertasi berjudul Rumah yang Layak Huni Bagi Pendidikan Keluarga, Jamil menyimpulkan, kebutuhan kecukupan tersebut minimal terdiri dari delapan unsur ruang rumah dan luasnya bagi pendidikan keluarga.

“Untuk kebutuhan luas unsur ruang rumah seperti itu minimal diperlukan luas tanah 72 meter persegi,” kata dia dalam keterangan pers yang dilansir Kementerian Perumahan Rakyat RI hari ini.

Jamil berharap, hasil penelitian yang dilakukannya ke depan selain menjadi data akademiknya, juga bisa menjadi acuan bagi pemerintah dan pengembang untuk membangun rumah yang layak huni bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Selain itu, dirinya juga berharap kepada Kementerian Pendidikan agar ke depan juga bisa ikut berkontribusi dalam pelaksanaan pendidikan keluarga di rumah baik formal dan nonformal.

Sehingga generasi muda serta masyarakat di Indonesia dapat tinggal di rumah yang layak serta pro-pendidikan anak.

Dirinya juga berharap kepada orang tua untuk lebih teliti dalam merencanakan tempat hunian agar dapat mendukung pendidikan anak di rumah.

Para pengembang perumahan juga diharapkan untuk tidak mengabaikan kecukupan minimal unsur ruang dan luas ruang dalam merencanakan pembangunan perumahan sederhana, dan tidak semata-mata memerhatikan aspek keterjangkauan harga beli. (Achmad Adhito)

Editor: Achmad Adhito

 

BACA JUGA:   Saham Hari Ini: Adaro, XL, BFI Finance
Previous Post

Pemilikan Elang Mahkota di SCTV Menyusut ke 69%

Next Post

Baru 500 Seri, Pasar Obligasi Perlu Diintensifkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR