TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Transaksi Obligasi Banyak yang Berharga Tidak Wajar

Nurdian Akhmad
15 July 2014 | 09:51
rubrik: Business Info
Ilustrasi: Istimewa
Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, businessnews.id — PT Penilaian Harga Efek Indonesia (PHEI) mengungkapkan bahwa transaksi surat utang (obligasi) Indonesia di pasar sekunder masuk dalam kategori harga tidak wajar.

Direktur PHEI Wahyu Trenggono, di Jakarta (14/7/2014) mengatakan, pihaknya punya cara untuk menilai, suatu transaksi obligasi tersebut menggunakan harga wajar atau tidak.

“Ada acuannya, kita punya data pembanding,” dia berkata.

Pihaknya telah menyediakan daftar harga masing-masing produk obligasi yang dapat dijadikan acuan harga wajar.

“Kalau diperdagangkan di atas atau di bawah harga itu, berarti tidak wajar,” sebutnya.

Saat ini, PHEI juga melakukan prosedur yang memastikan bahwa daftar harga yang disajikan merupakan harga yang sesuai, sehingga bisa dijadikan acuan bagi masyarakat.

“Kami mengumpulkan harga dari semua pasar. Apakah itu lelang, broker, atau saham. Setelah semua data diperoleh, kemudian kami lakukan penyaringan tentang harga yang paling realistis. Setelah disaring, hasilnya dihitung dengan perangkat lunak yang kami miliki sehingga diperoleh nilai wajar sebagaimana dimaksud,” terangnya.

PHEI selalu meng-update harga setiap hari sehingga masyarakat dapat memeroleh informasi paling aktual dari perubahan harga instrumen investasi yang terjadi.

“Dengan adanya acuan ini, diharapkan masyarakat tidak terjebak dalam transaksi efek dengan nilai yang tidak wajar sehingga menimbulkan kerugian di kemudian hari,” tukas Wahyu. (Abdul Aziz)

Editor: Achmad Adhito

 

 

BACA JUGA:   Apartemen Rp8 Miliar Ini Mulai Konstruksi
Previous Post

Baru 500 Seri, Pasar Obligasi Perlu Diintensifkan

Next Post

Pasar Modal RI Diharap Bisa Tandingi Negara Tetangga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR