Jakarta, TopBusiness—Di tengah bisnis ritel online yang kian marak, Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) masih mencatatkan kinerja apik sepanjang tiga bulan pertama di tahun ini.
Tercatat di kuartal pertama 2019 ini, emiten bisnis ritel ini merengkuh penjualan sebesar Rp 1.543,9 miliar atau setara Rp1,5 triliun. Hal ini mencerminkan pencapaian sebesar 17,5% dari target tahun 2019 sejumlah Rp 8.847,4 miliar.
“Pencapaian itu sama saja mengalami pertumbuhan sebesar 1,6% dibandingkan penjualan periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp1.520,3 miliar”, demikian dalam keterangan media yang diterima, di Jakarta, Selasa (30/4/2019).
Sementara untuk laba kotor selama periode tiga bulan pertama tahun 2019 ini sebanyak Rp 436,5 miliar. Juga masih lebih tinggi dibandingkan laba kotor tahun lalu sebesar Rp 415,6 miliar.
Laba kotor tersebut, mengalami kenaikan sebesar Rp20,9 miliar atau 5,0% lebih tinggi. Kenaikan laba kotor tersebut disebabkan karena persentase margin kotor di tiga bulan pertama 2019 mencapai 28,3%, sedangkan persentase margin kotor di periode yang sama tahun 2018 sebesar 27,3%.
Kinerja positif perseroan juga didukung oleh penurunan beban perseroan di kuartal pertama 2019. Tercatat, perseroan berhasil menekan jumlah biaya operasional sebesar 1,1% menjadi Rp 420,8 miliar dari Rp 425,4 miliar pada tiga bulan pertama tahun 2018.
Dengan laba operasi yang dicapai adalah Rp15,7 miliar, atau mencerminkan margin laba operasi sebesar 1,0% di tiga bulan pertama tahun 2019 itu.
Jumlah ini jauh lebih tinggi dari kerugian operasi pada periode yang sama di tahun 2018 sebesar Rp 9,8 miliar atau -0,6% dari total penjualan.
Perseroan juga mencatatkan pendapatan lain-lain yang cukup besar di tiga bulan pertama 2019 itu, terutama di pendapatan bunga sebesar Rp 33,6 miliar, pendapatan dari penjualan saham treasury sebesar Rp 17,2 miliar, dan pendapatan dari klaim asuransi untuk toko Palu yang sebelumnya tercatat sebesar Rp 11,7 miliar.
“Dengan kondisi tersebut maka laba bersih pada tiga bulan pertama tahun 2019 meningkat sebesar 428,2% menjadi Rp 77,5 miliar dibandingkan tiga bulan pertama tahun 2018 sebesar Rp 14,7 miliar”, tegas keterangan itu.
Dan didukung dengan margin laba bersih mencapai 5,0% dari total penjualan bersih tiga bulan pertama tahun 2019.
Penulis: Tomy
