Jakarta, TopBusiness – Harga acuan minyak mentah dunia berhasil di area hijau, padahal sebelumnya sempat terkoreksi tajam. Investor menilai, ketegangan geopolitik menjadi tolok ukur.
Mereka tetap memonitor soal tensi peningkatan ketegangan antara Amerika dan Iran. Selanjutnya, fokus dengan ancaman Presiden Donald Trump berniat menaikkan tarif produk China.
Di bursa komoditas, minyak mentah berjangka jenis west texas intermediate atau WTI naik USD 31 sen jadi USD 62,25 per barel. Harga terendah sebesar USD 60,04 terlemah sejak 29 Maret.
Minyak brent pun terdongkrak USD 39 sen jadi USD 71,24 per barel. Sebelumnya, merosot jadi USD 68,79 per barel, atau terendah sejak 2 April.
Penulis : Agus H
