TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Banyak Ekspansi, Dividen KAEF Sebesar 20% dari Laba Bersih

Busthomi
8 May 2019 | 10:33
rubrik: Capital Market
Banyak Ekspansi, Dividen KAEF Sebesar 20% dari Laba Bersih

Jakarta, TopBusiness – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2018 PT Kimi Farma (Persero) Tbk (KAEF) menyepakati untuk menyebar dividen tunai sebesar 20% dari laba bersih 2018 lalu. Angka tersebut setara dengan Rp83,18 miliar.

Direktur Utama KAEF, Honesti Basyir menjelaskan, dalam RUPST dan RUPSLB yang digelar kali ini para pemegang saham sudah setuju untuk dividen yang dibagikan sebesar Rp14,98 per saham. Atau nilai dividen ini setara dengan 20% dari laba bersih pada 2018.

Pada 2018, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp415,89 miliar. Dengan demikian, jumlah dividen yang dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp83,2 miliar.

Meski begitu, dia mengakui pembagian dividen itu lebih rendah dibandingkan rasio dividen periode tahun sebelumnya yang sebesar 30%. Namun dari rasio pembayaran dividen yang lebih rendah di tahun ini tetap sejalan dengan ekspansi yang tengah dilakukan perseroan, baik dari sisi portofolio produk maupun coverage.

“Dengan langkah itu, kami dapat memperkuat fundamental permodalan sendiri. Seperti di tahun lalu [ekspansi] ke Timur Tengah. Tahun ini akan menambah lagi. Ini membutuhkan investasi yang cukup intens,” kata Honesti di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Pada 2018, emiten dengan kode saham KAEF ini mengakuisisi jaringan ritel farmasi asal Arab Saudi Dawaa Medical Limited Company, dengan kepemilikan saham mencapai 60%. Dana yang digelontorkan saat itu sekitar Rp130 miliar.

Dengan adanya akuisisi tersebut, Dawaa berubah nama menjadi PT Kimia Farma Dawaa. Melalui akuisisi ini, KAEF berharap bisa menjadi pintu masuk untuk memperluas penetrasi pasar di Timur Tengah, selain memberikan pelayanan kesehatan bagi jamaah haji dan warga negara Indonesia yang ada di Arab Saudi.

BACA JUGA:   TLKM bakal Konsisten Terapkan Dividend Payout Ratio 60-70 Persen dari Laba Bersih

Sementara itu, dalam RUPST tersebut juga diputuskan perubahan susunan pengurus perseroan, yakni memberhentikan dengan hormat, Muhammad Umar Fauzi, Pujianto dan Arief Pramuhanto. Serta mengangkat dengan hormat: Subandi menjadi Komisaris, Andi Prazos menjadi Direktur Pengembangan Bisnis, dan Dharma Syahputra menjadi Direktur Umum & Human Capital.

Sehingga Susunan dan Jabatan Dewan Komisaris dan Direksi KAEF sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Untung Suseno Sutarjo

Komisaris: Chrisma Aryani Albandjar

Komisaris: Subandi

Komisaris Independen: Wahono Sumaryono

Komisaris Independen: Nurrachman

Direksi

Direktur Utama: Honesti Basyir

Direktur Keuangan: I.G.N. Suharta Wijaya

Direktur Pengembangan Bisnis: Andi Prazos

Direktur Produksi dan Supply Chain: Verdi Budidarmo

Direktur Umum dan Human Capital: Dharma Syahputra

 

Penulis: Tomy

Tags: dividenkimia farmaRUPST
Previous Post

Medco Energi Terbitkan Obligasi US$ 650 Juta

Next Post

Kimia Farma Segera Rilis Surat Utang Rp 1,5 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR