Jakarta, TopBusiness – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) menyepakati rencana penerbitan Medium Term Notes (MTN) sekitar Rp200 miliar-Rp250 miliar. Aksi korporasi ini akan digunakan untuk mengakuisi lahan dari entitas perusahaan terafiliasi.
Menurut Direktur Utama GPRA, Arvin Fibrianto Iskandar, pihaknya berencana untuk melakukan MTN dan akuisisi internal yang sudah disetujui dalam RUPST.
“Penerbitan MTN ini sekitar Rp200 miliar-Rp250 miliar. Nantinya untuk akuisisi lahan,” kata dia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (13/5/2019).
Namun demikian, kata Arvin, dana hasil penerbitan MTN itu baru akan dilaksanakan pada Kuartal III-2019 dan akan digunakan untuk mengakuisisi lahan di luar internal Perseroan. “Rencana akuisisi ini tidak terlepas dari upaya kami untuk mempercepat peningkatan revenue,” ucapnya.
Arvin menyebutkan, saat ini perseroan sedang melakukan negosiasi untuk menambah landbank di lima area Jabodetabek untuk perumahan segmen menengah ke atas. “Aktivitas kami di 2019 adalah mengembangkan area yang sudah dikuasai,” ujar Arvin.
Sebagaimana diketahui, aktivitas proyek GPRA di 2019 pada area yang sudah dikuasai adalah Bukit Cimanggu City, Bogor; Alhambra (Grand Park City), Bogor dan Villa Bhuvana Ciawi, Bogor Jawa Barat.
Pada 2018, menurut dia, GPRA mampu membukukan penjualan bersih sebesar Rp435,57 miliar atau bertumbuh 18,76 persen (year-on-year). Sedangkan laba bersih tercatat sebesar Rp50,43 miliar atau bertumbuh 35,13 persen (yoy), sehingga laba bersih per saham di 2018 meningkat menjadi Rp8,67 dari Rp7,45 per lembar.
Lebih lanjut Arvin mengatakan, pada RUPS Tahunan hari ini para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebanyak 11 persen dari laba bersih 2018 atau senilai Rp1 per saham. Sedangkan, sisanya ditempatkan sebagai laba ditahan.
Dia menambahkan, untuk mendukung target kinerja keuangan di 2019, Perseroan menganggarkan belanja modal (capex) sekitar Rp238 miliar-Rp250 miliar. “Sumber capex kami sebesar 60 persen dari kas internal dan sisanya dari pinjaman bank,” ujarnya.
Penulis: Tomy
