Jakarta, TopBusiness – Harga minyak mentah dunia mengalami tekanan, seiring ketersediaan minyak mentah Amerika mengalami peningkatan 4,7 juta barel.
Sebelumnya, administrasi informasi energi Amerika mempublikasikan, dengan 476,8 juta barel menyebabkan stok minyak mentah sekira 4% di atas rata-rata lima tahun sepanjang tahun ini.
Hal seperti itu akhirnya menyebabkan ekspektasi investor atas harga, menyusul perpaduan peningkatan persediaan dengan ketegangan Amerika dengan mitra dagang akan mengurangi sentimen pelaku pasar, sehingga harga pun terkoreksi.
Di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dengan jenis minyak west texas intermediate untuk pengiriman Juli tergerus USD 1,71 ke level 61,42 per barel.
Serupa, minyak jenis brent di London ICE Futures Exchange untuk pengiriman Juli sebanyak USD 1,19 jadi 70,99 per barel.
Penulis : Agus H
