Jakarta, TopBusiness – Kinerja positif perusahaan BUMN produsen semen, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) memastikan akan membagi dividen ke pemegang saham sebanyak Rp1,23 triliun dari laba bersih perseroan di 2018. Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini.
Angka tersebut setara dengan 40% dari labar bersih SMGR yang mencapai Rp3,08 triliun di tahun lalu dan laba per saham dasar tercatat Rp519. Atau mengalami kenaikan 90,11% dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp273.
“Sehingga dividen yang bagi itu setara dengan Rp207,64 per saham, jadwal pembagian akan sesuai dengan aturan yang ada di pasar modal atau sebulan dari saat ini,” kata Direktur Keuangan SMGR, Doddy Sulasmono D, usai acara RUPST, di Jakarta yang dipublikasikan Kamis (23/5/2019).
Sementara itu, kata dia, sisa dari laba bersih 2018 itu yang sebanyak Rp1,85 triliun akan dipergunakan untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan perseroan.
Kinerja SMGR tahun lalu sendiri cukup positif. Selain laba bersih yang naik, pendapatan perseroan juga terkerek 10,33% menjadi Rp30,68 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp27,81 triliun.
Secara konsolidasi, lanjut Doddy, di tahun lalu SMGR mencatatkan total volume penjualan domestik dan ekspor sebesar 33.153 juta ton. Termasuk penjualan dari Thang Long Cement (TLCC) Vietnam. Volume penjualan itu naik 5,8% dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar 31.348 ton.
“Selain itu volume penjualan ekspor dari fasilitas produksi di Indonesia tercatat sebesar 3.157 juta ton atau naik 68,7% dari 1.871 juta secara year on year,” jelas dia.
Selanjutnya, dalam RUPST itu, perseroan juga melakukan perombakan di jajaran Direksi dan Komisaris dengan memberhentikan secara hormat Sutiyoso sebagai Komisaris Utama, Wahyu Hidayat selaku Komisaris, Agung Yunarto sebagai Direktur SDM & Hukum.
Perseroan pun mengangkat Soekarwo atau yang lebih dikenal dengan Pakde Karwo menggantikan Sutiyoso sebagai Komisaris Utama. Kemudian, juga Lydia Silvanna Djaman sebagai Komisaris dan Tina T Kemala sebagai Direktur SDM & Hukum.
Sehingga, setelah RUPST jajaran Direksi dan Komisaris Perseroa pun menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Soekarwo
Komisaris: Hendrika Nora Oslio Sinaga
Komisaris: Sony Subrata
Komisaris: Astera Primanto Bhakti
Komisaris: Lydia Silvanna Djaman
Komisaris Independen: Mochamad Choliq
Komisaris Independen: Nasaruddin Umar
Dewan Direksi
Direktur Utama: Hendi Prio Santoso
Direktur Produksi: Benny Wendry
Direktur Strategi Bisnis & Pengembangan Usaha: Fadjar Judisiawan
Direktur Keuangan: Doddy Sulasmono D
Direktur Pemasaran & Supply Chain: Adi Munandir
Direktur Engineering & Project: Tri Abdisatrijo
Direktur SDM & Hukum: Tina T Kemala Intan
Penulis: Tomy
