Jakarta, TopBusiness – Pemerintah Indonesia melalui kementerian terus menggenjot daya saing industri di pasar internasional dengan membuka jalur ekspor.
Sehubungan dengan hal tersebut, Indonesia dan Kerajaan Belanda sepakat untuk menindaklanjuti kolaborasi dalam upaya peningkatan daya saing industri nasional dan perluasan pasar ekspor produk lokal ke kawasan Eropa.
Sinergi keduanya telah dituangkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Kementerian Perindustrian dengan the Center for the Promotion of Imports from Developing Countries (CBI), yang merupakan badan di bawah Kementerian Luar Negeri.
MoU tersebut ditandatangani Sekretaris Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Restu Yuni Widayati bersama Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Ferdinand Lahnstein yang mewakili pihak CBI Belanda. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 17 Mei 2017 di Kemenperin, Jakarta.
“Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama periode sebelumnya, antara CBI Belanda dengan Ditjen KPAII Kemenperin tentang MoU on Industrial Technical Cooperation berikut juga Technical Arrangement untuk Engineering Sector dan Food Integredients Sector yang ditandatangani pada April 2013 dan telah berakhir pada April 2018,” kata Restu Yuni, di Jakarta, Rabu (22/03) dalam laman kemenperin.go.id.
Penulis : Agus H
