TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini Cara Tekan Defisit Neraca Perdagangan Migas

Agus Haryanto
23 May 2019 | 15:10
rubrik: Ekonomi
Ini Cara Tekan Defisit Neraca Perdagangan Migas

Jakarta, TopBusiness – Pemerintah mengambil sejumlah langkah strategis dalam rangka menekan defisit neraca perdagangan migas. Itu merupakan hasil keputusan rakor yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, Rabu (22/05).

Dalam laman ekon.go.id, Darmin menyatakan, “Sebetulnya, defisit migas kita tidak terlalu lebar. Masyarakat perlu tahu bahwa hasil eksplorasi minyak yang dilakukan Pertamina di luar negeri dan di bawa ke dalam negeri tercatat sebagai barang impor. Itulah yang menyebabkan defisit neraca perdagangan menjadi lebar”.

Rumusan bauran kebijakan sebagai berikut:

Pertama, kebijakan ESDM per Mei 2019, terkait dengan pemanfaatan crude oil hasil eksplorasi di dalam negeri yang biasanya diekspor, sekarang sebagian diolah di dalam negeri untuk pasar dalam negeri.

  • Crude oil hasil eksplorasi bagian Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di dalam negeri yang selama ini diekspor, sebagian diolah di kilang Pertamina di dalam negeri. Hal ini akan mengurangi impor crude oil yang dibutuhkan oleh Pertamina untuk memproduksi BBM, seperti solar dan avtur.

Kedua, pencatatan impor atas importasi crude oil hasil eksplorasi dari investasi pertamina di luar negeri tetap dicatat

  • Pencatatan atas importasi crude oil hasil investasi dari Pertamina di luar negeri tetap dicatat di neraca perdagangan, di samping itu hasil investasi Pertamina di luar negeri juga akan dicatat sebagai pendapatan primer di neraca pembayaran. Kedua pencatatan tersebut sesuai dengan standar International Merchandise Trade Statistic dan standar Balance of Payment Manual IMF
  • Dengan pencatatan hasil investasi Pertamina tersebut, maka pendapatan primer di neraca pembayaran akan meningkat sehingga dapat mengurangi defisit neraca transaksi berjalan.

 

Penulis : Agus H

 

BACA JUGA:   OJK Perkuat Literasi Keuangan dan Bentuk Pusat Antiscam
Previous Post

Rampungkan Pembelian Kapal, Pendapatan Emiten PSSI Tumbuh 9%

Next Post

IFC dan Pemprov Jabar Kerja Sama Revitalisasi Infrastruktur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR