Jakarta, TopBusiness – PT Jasa Marga Tbk terhitung mulai 26 Mei pukul 00.00 hingga Juni 2019 pukul 24.00 WIB, menghentikan sementara pekerjaan proyek di seluruh jalan tol yang berpotensi menyebabkan kepadatan lalu lintas, terutama menjelang periode arus mudik dan balik Lebaran.
Laman jasamarga.com memperlihatkan, dalam kunjungan Kepala Korlantas RI Refdi Andri, didampingi Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur, General Manager (GM) Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Raddy R. Lukman dan GM Cabang Purbaleunyi AJ. Dwi Winarsa.
“Saya melihat bahwa proyek-proyek pembangunan yang ada di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek sudah berhenti, hal ini tentunya akan bermanfaat untuk pengguna jalan yang mau mudik dan balik,” ujar Refdi.
Menurut Subakti, pekerjaan proyek di jalan tol yang dihentikan akan bedampak positif menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2019 karena kapasitas lajur jalan tol dapat bertambah.
“Salah satu contohnya adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated, di mana area yang sebelumnya digunakan sebagai area keja kini dengan menggeser pagar-pagar pembatas proyek, area tersebut dapat digunakan sebagai lajur bagi pengguna jalan, sehingga akan lebih lancar,” jelas Subakti.
Penghentian sementara seluruh proyek jalan tol merupakan tindak lanjut Jasa Marga atas surat Kepala Badan Pengatur Jalan Tol No. BM.08-P/219 tanggal 22 Mei 2019 tentang Penghentian Sementara Pekerjaan Konstruksi di Jalan Tol dalam Rangka Menghadapi Arus Mudik/Balik Lebaran Tahun 2019/1440 H.
