Jakarta, TopBusiness – PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) terus menggenjot kinerja kredit di tahun ini. Salah satunya ke pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) atau Small Medium Enterprise (SME).Untuk itu perseroan merilis produk anyar, MNC SmartLoan, sebuah program khusus kredit dengan tujuan produktif-multiguna.“Salah satu bisnis yang akan kami sadar untuk dapat menggenjot pertumbuhan kinerja lending adalah penyaluran kredit UKM. Kenapa? Karena sektor ini memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia,” tutur Presiden Direktur MNCBank, Mahdan di Jakarta, Selasa (28/5/2019).Menurut dia, dengan berkembangnya sektor UKM, pengangguran akibat angkatan kerja yang tak terserap menjadi berkurang. “Pemerintah saat ini juga mendorong juga industri perbankan untuk mendukung pertumbuhan UKM dengan menyalurkan kredit kepada industri UKM,” katanya.Dengan potensi yang besar itu, perseroan yakin di tahun pertama produk ini sudah bisa mengucuri sektor UKM hingga Rp400 miliar.“Target SmartLoan untuk SME itu per tahunnya minimal Rp400 miliar. Termasuk di tahun ini. Dengan jumlah debitur kemungkinan 50 debitur. Kira-kira satu debitur antara Rp5-Rp10 miliar,” jelas Mahdan.Untuk sektor yang berpotensi dibiayai dengan SmartLoan ini adalah sektor makanan, ritel, pakaian, restoran, perdagangan, dan lainnya. Jadi usaha kecil yang sedang bertumbuh di masyarakat.“Dengan adanya produk ini, maka target pertumbuhan sektor UKM di tahun ini bisa terkerek lebih dari 20 persen,” katanya.Lebih lanjut dia menegaskan, di 2018 ini MNC Bank telah memasuki tahap kedua dalam program transformasi bank yaitu focusing business. Berkat konsistensi dalam melakukan konsolidasi serta fokus pada pemulihan kinerja sepanjang 2018, MNC Bank semakin positif dengan raihan laba yang naik signifikan. Per akhir 2018, laba MNC Bank Rp57,02 miliar dan hingga kuartal I-2019 labanya sudah sebesar Rp3,08 miliar.“Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja adalah menghadirkan program pinjaman yang inovatif dan dapat menjawab isu serta kendala yang dihadapi para pelaku sektor UKM,” tuturnya.Terkait produk MNC SmartLoan ini, antara lain memiliki keunggulan, pertama, memberikan kebutuhan modal kerja bagi calon debitur dengan maksimum pembiayaan sebesar 60% dari penilaian bank. Kedua, dengan pinjaman rekening koran yang diberikan, memudahkan debitur dalam mengatur kebutuhannya (cash flow).Ketiga, kewajiban bunga dibayar setiap bulan berdasarkan dari pemakaian fasilitas pinjaman. Dan keempat, pokok pinjaman dapat dibayarkan pada saat jatuh tempo waktu pinjaman atau dapat diperpanjang kembali.(Tomy)
