Jakarta, TopBusiness – Prospek tak positif atas permintaan minyak mentah menggiring harganya ke posisi terendah. Hingga akhir perdagangan Kamis pagi ini harga patokan minyak mentah dunia merosot.
Proyeksi ketegangan antara China-Amerika terus memuncak. Akibatnya, kedua konsumen minyak terbesar dunia menekan harga.
Di bursa komoditas, New York Mercantile Exchange dengan jenis minyak west texas intermediate anjlok USD 2,13 atau setara dengan 4 persen ke posisi USD 50,72 per barel untuk pengiriman Juli. Ini berarti harga terendah sejak 14 Januari 2019 lalu.
Hal yang sama terjadi di London ICE Futures Exchange, minyak jenis brent terkapar sebanyak 3,7 persen atau USD 2,32 dan ditutup di level USD 59,97 per barel. Itu terendah sejak 28 Januari.
Penulis : Agus H
