TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Go Public, ENVY Siap Tawarkan 600 Juta Saham ke Publik

Busthomi
18 June 2019 | 17:25
rubrik: Capital Market
Go Public, ENVY Siap Tawarkan 600 Juta Saham ke Publik

Foto: Tomy

Jakarta, TopBusiness – Perusahaan penyedia jasa teknologi informasi, PT Envy Technologies Indonesia Tbk, (ENVY) memastikan untuk melepas sebagian sahamnya ke publik lewat jalur penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Melalui aksi korporasi ini, perseroan melepas sebanyak-banyaknya 600.000.000 saham biasa, termasuk pelaksanaan Employee Stock Allocation (ESA) sebanyak-banyaknya 18.000.000 saham biasa. Serta seluruh saham biasa atas nama pemegang saham sebelum IPO sebesar 1.200.000.000 saham biasa.

Dengan demikian, menurut Direktur Utama ENVY, Mohd. Sopiyan bin Mohd. Rashdi jumlah saham yang akan dicatatkan oleh perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah sebesar 1.800.000.000 saham biasa atas nama dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

“Dengan IPO ENVY ini, hara yang ditawarkan ke publik di kisaran Rp350-Rp475 per saham. Sehingga diperkirakan perseroan akan meraih dana sekitar Rp240 miliar hingga Rp360 miliar,” ujar dia di Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Di tempat yang sama, Toto Sosiawanto Senior Vice President PT Erdikha Elit Sekuritas sekaligus sebagai penjamin pelaksana emisi efek mengurai rencana penggunaan dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi tersebut.

Sebanyak 31,40%, kata Toto, akan digunakan untuk kegiatan usaha sistem integrasi informatika. Sedang 24,56% akan digunakan perseroan untuk kegiatan usaha sistem integrasi telekomunikasi.

Selain itu, sebesar 2,11% akan digunakan perseroan untuk penelitian dan pengembangan di antaranya untuk future P
product development dan existing product development.

“Sementara sejumlah Rp48 miliar dari dana IPO itu bakal digunakan untuk pembayaran sebagian utang perseroan. Sehingga sisanya, akan digunakan perseroan sebagai modal kerja seperti gaji karyawan, sewa kantor, dan biaya-biaya umum serta akan,”papar Toto.

Lebih lanjut Mohd. Sopiyan menambahkan, ditilik dari sisi kinerja, ENVY membukukan pendapatan sebesar Rp80,35 miliar pada tahun 2018 dan mengalami kenaikan sebesar Rp77,16 miliar atau setara dengan 2.424,90% dibandingkan pendapatan pada tahun 2017 sebesar Rp3,18 miliar.

BACA JUGA:   Indonesia Eximbank Siap Bayar Obligasi Rp 600 Miliar

Kenaikan ini, tegas dia, terutama disebabkan oleh pendapatan perseroan dari segmen sistem integrasi informatika sebesar Rp68,28 miliar. Selain itu, terjadi peningkatan pendapatan dari segmen sistem integrasi telekomunikasi sebesar Rp10,27 miliar atau naik sebanyak 4.272,50%, setara Rp10,51 miliar sampai akhir tahun 2018 dibandingkan dengan akhir tahun 2017 dengan nilai pendapatan Rp240 juta.

“Strategi di tahun ini, perseroan membidik penguatan posisi sebagai penyelenggara layanan jasa keamanan informasi digital, pengembangan eksponensial layanan big data, dan layanan digital sektor keuangan, serta penguatan posisi sebagai mitra para perusahaan,” kata Mohd. Sopiyan.

Hingga akhir tahun ini, manajemen optimistis pendapatan bisa mencapai Rp102,76 miliar dan tahun depan targetnya dipatok sebesar Rp105,40 miliar. Untuk laba bersih juga diproyeksikan mencapai Rp7,27 miliar pada tahun ini, sedangkan tahun depan sebesar Rp23,79 miliar.

“Dan aset pada tahun ini ditargetkan menyentuh Rp391,46 miliar dan pada 2022 diharapkan bisa menembus Rp545,88 miliar,” tandas dia.

Saat ini saham ENVY dimiliki dengan Komposisi Pemegang Saham yaitu perusahaan lokal sebanyak 25,50%, asing sebanyak 43,52% dan yang terakhir publik sebanyak 33,33%.

Sekadar informasi, pada sistem integrasi informatika, ENVY memberikan layanan proses pembuatan sistem informasi digital yang kompleks, termasuk merancang atau membangun aplikasi yang disesuaikan, kemudian mengintegrasikannya dengan perangkat keras, perangkat lunak, dan sistem komunikasi.

Untuk sistem integrasi telekomunikasi, ENVY melayani instalasi piranti keras jaringan inti, sistem komunikasi data, dan sistem transmisi digital. Klien yang mempercayai ENVY sejak 2015, di antaranya XL Axiata, Indosat Ooredoo, Telkomsel, Jabartel, dan AltoBridge.

Sementara itu, di pilar bisnis keamanan informasi digital, ENVY memberikan layanan perlindungan sistem klien dengan solusi keamanan siber dan pemantauan sistem klien. Dengan klien-klien besar seperti Astra International, Bank Danamon, Bank CIMB Niaga, Mandiri, Bank lndex, JNE, Maybank, Danareksa, Commonwealth, MegaJiwa, dan BCA Life.

BACA JUGA:   Resmi Tercatat di Bursa, YUPI Gaet Dana Segar Rp2,04 Triliun

Rencananya, tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Juni 2019. Dengan demikian, diperkirakan listing atau pencatatan perdana di BEI pada Senin, 8 Juli 2019 mendatang.

Penulis: Tomy

Tags: ENVYipo
Previous Post

Muluskan Investasi, Pusat Kerja Sama Infrastruktur Korea-RI Diresmikan

Next Post

IHSG Diprediksi Naik Tajam Ikuti Regional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR