TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Obligasi Berkelanjutan I WSBP Oversubscribe  2,18 Kali

Busthomi
20 June 2019 | 09:55
rubrik: Capital Market
Banyak Bangun Jalan Tol, WSBP Kantongi Kontrak Baru Rp 2,97 Triliun di Semester I-2018

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Penawaran awal obligasi berkelanjutan I Waskita Beton Precast tahap I tahun 2019 yang ditawarkan oleh PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah dilakukan dan mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe).

Total permintaan yang masuk tersebut sebanyak Rp1,091 triliun atau setara 2,18 kali dari jumlah yang ditawarkan sejumlah Rp 500 miliar. Keberhasilan ini tidak luput dari pemilihan timing (waktu) yang tepat dalam melakukan penerbitan obligasi.

“WSBP memilih momentum yang tepat dalam penerbitan obligasi ini, sama seperti ketika melakukan IPO pada tahun 2016 lalu,” jelas Anton Y. Nugroho, Direktur Keuangan WSBP di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Menurutnya, momentum ini didukung oleh beberapa faktor, seperti dengan adanya peningkatan peringkat Indonesia dari S& P menjadi BBB (investment grade), tren penurunan suku bunga dan banyaknya obligasi yang jatuh tempo.

“Sehingga hal itu telah menambah demand (terhadap obligasi). Serta dikombinasikan dengan posisi keuangan WSBP yang sehat dan atraktif,” tutur dia.

Anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk ini melakukan penerbitan obligasi dengan beberapa faktor pendorong: pertama, obligasi menjadi alternatif pendanaan lain dari perbankan yang selama ini digunakan oleh perusahaan.

Kedua, sesuai dengan kebutuhan investasi jangka menengah-panjang perusahaan. Dan ketiga, memiliki jatuh tempo yang lebih panjang.

Hasil penerbitan obligasi ini, kata dia, nantinya akan digunakan untuk modal kerja perusahaaan sebesar 40% untuk mendukung penyelesaian proyek-proyek eksisting, dan sebesar 60% untuk investasi pembangunan pabrik yang rencananya akan dibangun di Penajam, Kalimantan Selatan.

“Serta untuk investasi penambahan kapasitas pabrik eksisting di daerah Bojonegara, Banten dan Gasing, Sumatera Selatan,” imbuh dia.

Adapun, tambah Anton, untuk obligasi berkelanjutan tahap selanjutnya dari emiten produksi beton precast dan ready mix ini, yaitu senilai Rp 1,5 triliun akan dilakukan paling cepat pada triwulan III-2019.

BACA JUGA:   Jelang Libur Tahun Baru Islam, IHSG Terkunci Negatif

Sebagai informasi, WSBP melakukan periode penawaran awal Obligasi Berkelanjutan I Tahap I sebanyak-banyaknya sebesar Rp 500 miliar dengan tenor 3 tahun dan pembayaran bunga setiap triwulan (dengan basis 30/360).

Masa penawaran awal (bookbuilding) pada 29 Mei-18 Juni 2019 lalu dan masa penawaran umum pada 1 -2 Juli 2019. Ini merupakan bagian dari program Obligasi Berkelanjutan I dengan nilai sebesar Rp 2 triliun.

Berdasarkan Fitch Rating, obligasi yang diterbitkan oleh WSBP mendapat peringkat BBB+ (Triple B Plus) atau termasuk ke dalam Investment Grade. Ini menunjukkan, perseroan dianggap memiliki kemampuan yang cukup dalam melunasi utangnya, sehingga investor dapat berinvestasi dengan aman. Selain itu, jaminan obligasi WSBP berbentuk tanpa jaminan khusus (clean basis).

Penulis: Tomy

Tags: wasktia betonWSBP
Previous Post

IHSG masih Diposisi Positif

Next Post

MSKY Incar Rp 1 Triliun dari Private Placement

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR