TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

MSKY Incar Rp 1 Triliun dari Private Placement

Busthomi
20 June 2019 | 10:21
rubrik: Business Info
MNC Rombak Jajaran Komisaris

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Perusahaan yang menjadi bagian dari Grup MNC, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) memastikan akan mencari pendanaan dari pasar modal melalui skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD/private placement).

Skema private placement tersebut telah direstui dan disetujui para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (19/6/2019) ini.

Menurut Direktur Utama MNC Sky Vision, Ade Tjendra restu dari RUPSLB itu untuk melakukan aksi korporasi private placement itu dengan jumlah sebanyak-banyaknya hingga 906,532,036.

“Atau setara 10% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor dengan nilai nominal Rp100 per saham. Dengan harga private placement mencapai Rp1.020 hingga Rp1.030 per saham. Dengan begitu dana yang akan diperoleh sebanyak Rp1 triliun,” ujar Ade usai RUPSLB, di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Dana yang diperoleh dari langkah perseroan ini, menurut Ade, nantinya akan dialokasikan MSKY untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.

“Selain itu, kami juga akan gunakan dana itu untuk memenuhi kebutuhan belanja modal tahun ini,” tandas dia.

Selain mengantongi persetujuan dari pemegang saham, pihak manajemen MSKY juga diberi keleluasaan untuk menentukan rasio private placement itu, harga pelaksanaan, penggunaan dana, dan lain sebagainya.

Kinerja MSKY sendiri di tahun lalu cukup positif dengan mencatatkanj umlah pelanggan sebanyak 2,4 juta dengan capaian pendapatan hingga Rp2,58 triliun. Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan hingga Rp2,60 triliun.

“Dan di kuartal I dan II-2019 ini, revenue kami masih positif, masih on the track. Hingga kuartal I sudah capai Rp600 miliar,” jelasnya.

Selain menggelar RUPSLB, perseroan juga menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam RUPST itu, diputuskan beberapa hasil antara lain, pemegang saham merelakan Hary Tanoesoedibjo (HT) yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Utama.

BACA JUGA:   BEI Cabut Suspensi MSKY

Posisi tersebut kemudian ditempati oleh Hari Susanto yang sebelumnya menjabat Direktur Utama. Sekaligus juga RUPST menyetujui pengunduran diri Hari. Posisi Dirut itu kemudian dijabat oleh Ade.

Selanjutnya, Direktur Perseroan, Herman Kusno juga mengundurkan diri. RUPST lantas mengangkat Janis Gunawan serta Vera Tanamihardja sebagai Direktur MSKY.

Sehingga, susunan dewan Komisaris dan dewan Direksi perseroan yang baru menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Hari Susanto

Komisaris: Posma Lumban Tobing
Komisaris Independen: Hery Kusnanto

Komisaris Independen: Ahmad Rofiq

 

Dewan Direksi

Direktur Utama: Ade Tjendra

Direktur: Salvona Tumonggor Situmeang

Direktur: Budiman Hartanu

Direktur: Vera Tanamihardja

Direktur: Janis Gunawan

Direktur Independen: Ruby (Ruby Budiman).

 

 Penulis: Tomy

Tags: MNC Sky VisionMSKY
Previous Post

Obligasi Berkelanjutan I WSBP Oversubscribe  2,18 Kali

Next Post

Bank Ina Punya Direktur Retail Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR