Jakarta, TopBusiness – PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) telah menyiapkan anggaran untuk belanja modal (capital expenditure/capex) di tahun ini sebanyak Rp200 miliar.
Angka sebasar ini guna melancarkan investasi di proyek-proyek property yang tengah dibangunnya. Sehingga di tahun ini, perseroan pun yakin bisa mendulang pendapatan hingga Rp2 triliun.
“Dengan begitu, kami yakin pendapatan di 2019 ini bisa tercapai hingga Rp2 triliun. Angka ini naik 37,3% dari revenue tahun lalu sebesar Rp1,45 triliun. Dengan laba bersih sebanyak Rp200 miliar,” ungkap Direktur TOPS, Andre Chandra Biantoro usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta seperti dikutip Selasa (25/6/2019).
Andre menegaskan, dengan capex tersebut, perseroan akan berinvestasi di salah satu proyek properti di Jakarta. Meskipun di proyek tersebut kepemilikan perseroan masih minoritas. “Jadi capex Rp200 miliar itu rencanannya untuk penyertaan modal di property. Sumber pendanaannya dari kas internal. Ditambah pendanaan pihak ketiga atau perbankan,” ujar dia.
Namun ketika dikonfirmasi seberapa banyak capex yang sudah terserap di tahun ini, kata dia, capex tersebut belum terserap. Sebab masih dilakukan pembicaraan untuk penyertaan proyek. Dan rencana investasi itu akan dilakukan di proyek-proyek properti swasta.
Sementara terkait hasil RUPST itu, para pemegang saham memutuskan untuk tidak membagi dividen tunai, karena keuntungan tahun lalu akan dijadikan sebagai laba ditahan. Apalagi kebutuhan pendanaan di tahun ini lumayan tinggi. “Laba ditahan itu untuk tambahan modal,” kata dia.
Seperti diketahui, emiten yang bergerak di sektor konstruksi dan properti ini mencatat pendapatan Rp1,45 triliun pada 2018. Angka tersebut turun 36,40% dibandingkan capaian di 2017 sebanyak Rp2,28 triliun. Dan laba bersih perseroan juga turun tajam menjadi Rp30,70 miliar di 2018 dari sebelumnya Rp206,50 miliar pada 2017.
Sedangkan hingga kuartal I-2019, kinerja TOPS mulai positif. Perseroan berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp192,95 miliar. Dengan laba tahun berjalan yang diukir sebanyak Rp41,97 miliar.
Penulis: Tomy
