
Jakarta, businessnews.id — Pasar reksadana hingga semester I 2014 masih harus tertekan dengan perang bunga deposito antarbank. Hal itu disampaikan Chief Officer Investmen Mandiri Manajemen Investasi, Priyo Santoso, di Jakarta (11/8/2014).
“Kalau persentase sampai semester I tahun 2014 ini, reksadana sedikit tertekan, maka imbal hasilnya reksadana lebih tinggi. Hal itu karena secara jangka pendek pasar uang dan deposito perbankan masih lebih tinggi imbal hasilnya” terang dia.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Mandiri Manajemen Investasi, Mauldy R. Makmur, menyebutkan bahwa hingga 5 Agustus 2014 dana kelolaan atau asset under management pihaknya untuk reksadana, baru mencapai Rp 23,84 triliun.
“Sedangkan target kami tahun 2014 sebesar Rp 26 triliun,” dia berkata.
Dari total target tersebut, 40 persen berasal dari reksadana saham, 30 persen dari reksadana pendapatan tetap, 25 persen dari pasar uang.
Namun sampai akhir tahun, pihaknya masih optimis reksadana saham masih bisa ditingkatkan menjadi 40 persen. (Abdul Aziz)