Jakarta, TopBusiness – Pasar saham bergerak datar di sesi pembukaan. Investor efek atau surat berharga masih menanti kepastian bank sentral Amerika soal pemotongan suku bunga acuan.
Di Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan atau IHSG pada awal perdagangan Rabu (26/06) menanjak sedikit 3,37 poin, atau setara dengan 0,05 persen ke level 6.323,81. Indeks yang menampung sebanyak 45 saham terlikuid alias indeks LQ-45 naik 0,82 poin (0,08 persen) ke posisi 1.004,75.
Di bursa utama Asia, sejumlah harga saham menunjukkan tren pelemahan. Misal, nikkei-225 turun 113 poin ke posisi 21.080, diikuti hang seng melemah 65,9 poin menjadi 28.120, komposit Shanghai terkoreksi 7,6 poin ke level 2.974,42 dan strait times negatif 4,3 poin ke arah 3.299,88.
Pelemahan bursa kawasan tersebut terkena imbas sentimen Wall Street, pasca-Gubernur Bank Sentral Amerika masih perlu mengkaji soal pemangkasan suku bunga. Padahal sebelumnya, tingkat kepercayaan diri investor meningkat sebab FFR bakal dipotong pada Juli ini. Akibatnya, dow jones industrial average turun 0,67 persen ke posisi 26.548,22.
Penulis : Agus H
