Jakarta, TopBusiness – Perlambatan ekonomi global memicu kekhawatiran tersendiri bagi investor. Efeknya, harga patokan minyak melemah hingga mendekati USD 3 per barel.
Organisasi negara-negara pengekspor minyak plus telah memperpanjang pengurangan pasokan minyak hingga Maret 2020, agar harga minyak dunia berjalan normal. Sinyal perlambatan ekonomi global menjadi perhatian khusus OPEC Plus sehingga dapat menopang perbedaan harga minyak dunia.
Sementara itu, kelompok industri American Petroleum Institute melaporkan, persediaan minyak mentah AS turun lima juta barel dalam pekan yang berakhir 28 Juni menjadi 469,5 juta barel.
Akibatnya, harga minyak mentah dunia jenis brent di London ICE Futures Exchange tergelincir USD 2,66 atau setara dengan 4,1 persen ke level USD 62,40 per barel. Sementara, west texas intermediate di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Agustus jatuh USD 2,84 atau 4,8 persen ke level USD 56,25.
Penulis : Agus H
