TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

LinkAja Optimis bisa Rambah Pasar Indonesia

Agus Haryanto
4 July 2019 | 16:39
rubrik: Capital Market
LinkAja Optimis bisa Rambah Pasar Indonesia

sumber : istimewa

Jakarta, TopBusiness – Produk dompet digital yang digawangi Himpunan Bank-bank Umum Milik Negara (Himbara), LinkAja dirasa masih mampu bersaing dengan dompet digital lainnya seperti OVO ataupun GoPay.

Terlebih jaringan Himbara menyebar ke seluruh pelosok Tanah Air. Demikian disebutkan Chief Executive Officer (CEO) LinkAja, Danu Wicaksana, di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Menurut dia, kehadiran LinkAja memiliki misi utama untuk menjadi uang elektronik terbesar di Indonesia, yang bisa menjangkau beragam segmen masyarakat. Dari masyarakat kelas atas hingga bawah, bahkan sampai masyarakat perkotaan hingga pedesaan. “Ini adalah potensi LinkAja di semua sendi kehidupan. Jadi (segmentasinya) enggak cuma di food and beverage saja, tapi juga di traveling dan lain sebagainya,” kata Danu.

Dengan melihat ekosistem yang ada saat ini, Danu berharap LinkAja bisa masuk ke segala sendi rutinitas masyarakat setiap harinya, yang tidak terlepas dari beberapa hal seperti misalnya membeli BBM untuk kendaraan, menonton, cek kesehatan ke rumah sakit, bepergian naik maskapai BUMN, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, dan lain sebagainya.

Untuk itu, pihaknya saat ini masih berupaya mengintegrasikan LinkAja dengan bank-bank yang berada di bawah payung Himbara, agar semua layanan bisa menggunakan platform e-money dan dompet digit hasil sinergi sejumlah BUMN tersebut. Sehingga, diharapkan untuk foodprint dari berbagai merchant yang bisa bekerja sama dengan LinkAja, ke depannya juga akan semakin besar.

“Jadi selain di-offline, nanti LinkAja juga bisa digunakan untuk belanja di e-commerce. Seperti misalnya Tokopedia, Tiket.com, Bukalapak, BliBli, dan sebagainya,” kata Danu.

Ke depannya, lanjut Danu, LinkAja akan terus menggarap semua potensi pembayaran e-money dan dompet digital yang bisa dikembangkan bagi masyarakat dan industri keuangan, sehingga jangkauan pelayanannya akan semakin lengkap.

BACA JUGA:   BEI Suspensi GPSO

Meski begitu, dirinya enggan disebut menyaingi platform sejenis yang sudah ada seperti GoPay, OVO, atau Dana. Justru pihaknya berupaya untuk bersama-sama dan bersinergi, dalam menciptakan masyarakat untuk menggunakan transaksi cashless.

“Jadi LinkAja ingin masuk dengan produk yang sama. Saya enggak ingin bilang bahwa kita akan bersaing mengalahkan Gopay, Ovo, atau Dana. Kita hanya ingin meningkatkan penggunaan uang digital, yang sekarang porsinya masih belum besar di Indonesia,” kilah Danu.

Diketahui, hingga saat ini LinkAja sudah bekerjasama dengan sekitar 150 ribu merchant outlet, dengan beragam kegunaan transaksi dan pembayaran.

Misalnya berbagai provider telekomunikasi, tagihan perusahaan layanan seperti PLN, PDAM, dan sejenisnya, berbagai layanan transportasi, 150 ribu outlet retail merchant, e-commerce, lembaga donasi, remittance, dan berbagai layanan jasa asuransi.

 

 

Tomy

Previous Post

Ini Respon BEI soal Rights Issue TRAM

Next Post

IHSG Lebih Tinggi 13 Poin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR