Jakarta, TopBusiness – Harga acuan minyak mentah dunia kembali terkoreksi. Pasalnya, persediaan komoditas emas hitam tersebut tak sesuai dengan ekspektasi para analis.
Badan informasi energi Amerika mempublikasikan, penurunan mingguan 1,1 juta barel dalam stok minyak, atau jauh lebih kecil dari penarikan 5 juta. Stok di Amerika turun lebih rendah dari yang diperkirakan, lantaran kilang-kilang mengkonsumsi lebih sedikit minyak dari pekan sebelumnya dan memproses minyak 2 persen lebih sedikit dari setahun lalu, meski saat permintaan bensin musim panas.
Selanjutnya, penahanan kapal tangki di Gibraltar oleh AL Kerajaan Inggris, yang mungkin membawa minyak mentah Iran menuju Suriah saat ketegangan Iran dan Amerika terjadi.
Sehubungan dengan hal tersebut, minyak mentah berjangka jenis west texas intermediate turun 54 sen (0,94 persen) ke posisi USD 56,89 per barel. Brent juga terpeleset 52 sen (0,81 persen) ke posisi USD 63,30 per barel.
Penulis : Agus H
