Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Senin (8/07) di Bursa Efek Indonesia negatif 21,65 poin, atau selaras dengan 0,34 persen ke posisi 6.351,827.
Pelemahan indeks Jakarta tersebut tak terlepas dari berita negatif dari eksternal. Belum ada kata sepakat antara China dan Amerika semakin memperkeruh perilaku investor. China berharap, keputusan Amerika agar tidak menambah pajak baru pada produk-produknya. Sebaliknya, Presiden Amerika Donald Trump menyatakan, beberapa pajak akan tetap diberlakukan untuk jangka waktu tertentu, bahkan hingga melampaui perjanjian perdagangan apa-pun.
Perdagangan di pasar regular berlangsung sepi. Itu terlihat dari nilai transaksi harian yang mencapai Rp 6,846 triliun dengan frekuensi sebanyak 482.887 kali dan volume hingga 13.889.234.232 unit saham.
Beberapa saham yang mengalami tekanan harga, diantaranya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp 225 ke posisi Rp 8.975 per unit, diikuti PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Rp 375 ke posisi Rp 12.225 dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 725 ke level Rp 27.300.
Penulis : Agus H
