Jakarta, TopBusiness – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan dalam waktu dekat ini masih ada 15 perusahaan yang bakal melepas sahamnya ke publik melalui proses pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO). Dari 15 calon emiten itu bakal mengantongi dana hingga mencapai Rp 867,44 miliar.
Hal ini seperti diakui oleh Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta yang dilansir Selasa (9/7/2019).
“Sampai hari ini, yang sudah tercatat sampai sekaranf 24 (emiten). Pipeline ada 15 (emiten),” kata Nyoman.
Sejauh ini, kata dia, pihaknya akan terus melakukan kordinasi dengan 33 penjamin pelaksana emisi efek untuk mendapatkan data terbaru mengenai perusahaan yang berniat melakukan IPO itu.
Lebih jauh dia menegaskan, dari 15 perusahaan yang bakal melantai di bursa itu, semuanya perusahaan swasta belum ada anak usaha BUMN yang mau IPO. Namun begitu, dari 15 perusahaan tersebut sudah mewakili berbagai sektor.
“Anak dan cucu usaha BUMN belum dapat (informasi akan IPO). Tapi kan yang sejarang sektor menyebar merata. Artinya semua sektor perusahaan-perusahaan itu memberikan apreriasi untuk bisa tercatat di bursa,” terang dia.
Berdasarkan data yang diperoleh, 15 perusahaan tersebut adalah perusahaan yang bergerak di sektor properti, perdagangan dan pelayanan investasi, pertambangan, asuransi, industri kimia, keuangan, serta infrastruktur.
Sehingga total dana yang akan diraih perusahaan-perusahaan tersebut mencapai Rp867,44 miliar. Dan rencananya besok akan ada proses listing empat emiten sekaligus.
Dengan demikian, kata Nyoman, pihak bursa optimistis bahwa target IPO sebanyak 35 perusahaan di tahun ini akan tercapai. “Jadi saya ingin tetap optimisme. Hari ini coba ada tiga perusahaan listing. Di awal Juli kita sudah 24. Pipeline ada 15 lagi,” imbuhnya
Berikut daftar 15 perusahaan yang masuk daftar IPO:
1. PT DMS Propertindo Tbk
2. PT Eastparc Hotel Tbk
3. PT Hensel Davest Indonesia Tbk
4. PT Ifishdeco Tbk
5. PT Dana Brata Luhur Tbk
6. PT Arkha Jayanti Persada Tbk
7. PT Itama Ranoraya Tbk
8. PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk
9. PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk
10. PT Andalan Sakti Primaindo Tbk
11. PT Inocycle Technology Group Tbk
12. PT Fuji Finance Indonesia Tbk
13. PT Kencana Energi Lestari Tbk
14. PT Bahkti Agung Propertindo Tbk
15. PT Telefast Indonesia Tbk.
Penulis: Tomy
