Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Selasa (9/07) ini di Bursa Efek Indonesia terdongkrak sebanyak 36,5 poin atau sejalan dengan 0,58 persen ke posisi 6.388,323. Namun tak searah dengan bursa kawasan.
Investor memilih harga-harga saham rendah, sehingga pemulihan pun terwujud alias rebound.
Indeks komposit Jakarta tersebut berbalik arah pada pukul 09.10 WIB jadi menguat 27,34 poin (0,43 persen) ke posisi 6.379,17, padahal pada awal pembukaan perdagangan di zona merah.
Pergerakan indeks Jakarta bertolak belakang dengan beberapa bursa saham di kawasan Asia. Misal, di Filipina dengan komposit PSE menipis 0,12 persen ke level 8.042,04 poin, diikuti Australia dengan ASX 200 0,10 persen ke posisi 6.665,70, dan China melalui indeks komposit Shanghai 0,17 persen ke posisi 2.928,23, serta Hong Kong dengan hang seng 0,76 persen ke level 28.116,28.
Perdagangan saham di pasar regular berlangsung normal dengan volume mencapai 17.531.320.367 unit dengan frekuensi 465.293 kali senilai Rp 7,642 triliun. Beberapa saham yang mengalami penguatan harga, seperti, PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) Rp 135 ke level Rp 690, kemudian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 575 ke posisi Rp 8.925 dan PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) Rp 20 menjadi Rp 2.480 per unit.
Penulis : Agus H
