Jakarta, TopBusiness – Proyeksi bakal terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi China mengakibatkan harga acuan minyak mentah dunia terkoreksi. Pelaku pasar pun khawatir.
Minyak mentah jenis brent untuk pengiriman September menjadi USD 66,66 per barel atau turun USD 6 sen. Sementara, west texas intermediate turun USD 5 sen menjadi USD 60,16 per barel.
Sejumlah ekonom memprediksikan pertumbuhan ekonomi China hanya mencapai 6,2 persen pada kuartal April-Juni, atau paling lambat sejak kuartal pertama 1992.
Meski pemerintah China diyakini bakal meningkatkan kebijakan, namun ruang peluang untuk stimulus ekonomi tersebut akan menambah beban utang.
Penulis : Agus H
