Jakarta, TopBusiness – PT Zurich Topas Life (Zurich) pada Selasa (17/7/2019) meluncurkan produk asuransi penyakit kritis terbaru yakni Zurich Critical Advantage (ZCA).
Produk ini menawarkan manfaat utama perawatan medis di luar negeri untuk mendapatkan pengobatan yang lebih komprehensif dan memberikan manfaat kesehatan yang lebih maksimal.
Chief Executive Officer Zurich Topas Life Chris Bendl menjelaskan, produk Zurich Critical Advantage merupakan inovasi terbaru dari Zurich untuk menjawab kebutuhan perlindungan masyarakat Indonesia terhadap risiko penyakit kritis.
“Melalui inovasi ini, Zurich ingin memberikan akses perawatan medis terbaik di dunia untuk masyarakat. Zurich ingin membantu masyarakat Indonesia agar lebih siap dalam menghadapi risiko hidup, terutama bagi kaum urban yang rentan terhadap penyakit kritis,” ujar Chris dalam keterangan persnya, Rabu (17/7/2019).
Dengan gaya hidup perkotaan yang saat ini selalu dikedepankan, banyak masyarakat yang kerap mengonsumsi makanan tidak sehat dan kurang berolahraga. Kini penyakit tidak mengenal usia, bahkan usia produktif rentan terhadap berbagai macam risiko penyakit.
Pengobatan penyakit kritis pun membutuhkan penanganan dokter ahli dan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu banyak masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke Luar Negeri, agar dapat ditangani oleh dokter spesialis ternama dengan teknologi media yang lebih canggih.
Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2014, tiga penyakit kritis penyebab kematian di Indonesia adalah stroke, jantung, dan kanker. Risiko penyakit kritis ini sering terjadi pada masyarakat urban, gaya hidup yang kurang sehat dinilai menjadi penyebab penyakit tersebut.
Sementara itu, Chief Distribution Officer Zurich Topas Life Budi Darmawan menambahkan produk Zurich Critical Advantage memiliki beberapa manfaat antara lain, perawatan medis di luar negeri, mafaat perawatan senilai US$2.000.000, fasilitas cashless di seluruh dunia, dan layanan second medical opinion dari ahli medis terkemuka.
“Produk ini juga sangat unik karena premi dibayar dalam rupiah tapi manfaat dapat diterima dalam bentuk USD. Produk juga sangat terjangkau, mulai dari Rp3,8 juta per tahun untuk usia di bawah satu tahun hingga Rp13 juta per tahun untuk usia di atas 84 tahun. Tentunya premi juga tergantung pada riwayat calon nasabah, semakin tinggi risiko maka semakin besar premi,” kata Budi.

