Jakarta, TopBusiness—Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menjelaskan kesiapan dana pembayaran utang pokok obligasi senilai Rp 2,29 triliun. Utang pokok tersebut akan jatuh tempo pada 18 November 2019.
Hal tersebut dijelaskan oleh Plt. Direktur Utama SMI, Edwin Syahruzad, dalam keterbukaan informasi untuk otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, hari ini.
Edwin menjelaskan, obligasi itu adalah Obligasi Berkelanjutan I Sarana Multi Infrastruktur Tahun I 2016 Seri A.
Berdasarkan catatan wartawan Majalah TopBusiness, SMI menerbitkan obligasi sedari tahun 2014. Dana yang diperoleh dari obligasi disalurkan untuk pembiayaan proyek infrastruktur.
Tengah tahun 2018, SMI menjadi emiten pertama di Indonesia yang menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan atau Green Bond senilai Rp500 miliar yang merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Green Bond.
Itu dengan total nilai emisi sebesar Rp3 triliun. Di tahun yang sama, SMI untuk pertama kalinya menerbitkan Sukuk senilai Rp1 triliun yang merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk dengan total nilai emisi sebesar R p3 triliun.
(Adhito)
