Jakarta, TopBusiness—Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengajak partisipasi para diaspora Indonesia agar dapat mendukung program-program pembangunan nasional yang diusung oleh pemerintah saat ini. Misalnya, upaya untuk mewujudkan Indonesia maju melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama dalam kesiapan memasuki era industri 4.0.
“Kami berharap para diaspora kita bisa mengambil peluang nyata dari bisnis di era industri 4.0. Apalagi, rata-rata diaspora kita banyak yang belajar di sektor industri,” kata Menteri Airlangga dalam keterangan pers (11/8/2019).
Dia mengemukakan, berdasarkan hasil studi McKinsey, ada peluang bisnis baru yang tercipta dari perkembangan ekonomi digital di Indonesia yang mencapai USD 150 miliar hingga tahun 2025.
“Potensi ini akan menambah 1-2 persen terhadap pertumbuhan ekonomi kita. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan oleh semua talent,” ujarnya.
Menperin pun menjelaskan, transformasi ekonomi Indonesia ke depannya adalah berbasis pada inovasi. Hal ini tentunya diperlukan pembangunan SDM kompeten, termasuk di sektor industri. Saat ini, mereka dituntut untuk bisa beradaptasi dan mengikuti perkembangan teknologi terkini.
“Kami optimistis para diaspora yang sebagian besar adalah generasi muda, dapat mengisi perannya guna mencapai visi Indonesia ke depan. Oleh karena itu, mereka perlu melakukan continuous learning, terutama mengenai industri, karena ini menjadi bagian adaptasi dari perkembangan teknologi,” paparnya.
(Adhito)
