TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kenangan Insan PUPR ke Almarhum Suyono Sosrodarsono

Achmad Adhito
19 August 2019 | 10:32
rubrik: Business Info
Kenangan Insan PUPR ke Almarhum Suyono Sosrodarsono

Foto: pu.go.id

Jakarta, TopBusiness—Pemakaman Menteri Pekerjaan Umum (1983-1988) DR.(H.C.) Ir. Suyono Sosrodarsono atau dikenal dengan sapaan Pak Yono dilaksanakan secara kenegaraan dengan upacara militer berjalan khidmat di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu, 18 Agustus 2019 sekitar Pukul 13.30 WIB.

Suyono, penerima Bintang Mahaputera Utama dan Mahaputera Adipradana, meninggal dunia dalam usia 93 tahun, pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019 Pukul 15.30 di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta.

“Segenap pimpinan dan pegawai Kementerian PUPR menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik bangsa Indonesia yang berjasa besar dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono—dibacakan oleh inspektur upacara, Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi, dalam sambutan pelepasan jenazah almarhum.

Turut hadir dalam acara pemakaman antara lain Ibu Suyono Sosrodarsono, Menteri PU periode tahun 2004-2014 Djoko Kirmanto, para senior, pejabat tinggi madya dan pratama dan staf Kementerian PUPR.

“Pak Yono merupakan teladan bagi para insinyur muda Indonesia karena dalam melaksanakan tugasnya dikenal sebagai pekerja keras, disiplin, sederhana dan lebih suka terjun ke lapangan,” kata Menteri Basuki seperti ditulis situsnya Kementerian PUPR hari ini.

Adapun Djoko Kirmanto mengatakan kesannya terhadap sosok almarhum Suyono Sosrodarsono sangat melekat dihatinya.

“Saya sangat mengenang Beliau sebagai pribadi luar biasa. Pak Yono, buat saya adalah pemimpin, bapak, dan guru saya. Sewaktu saya jadi menteri, kalau ada yang tidak berkenan, beliau dengan santun memberi tahu. Setiap menteri sesudah beliau juga dikasih tahu. Termasuk sekarang Pak Basuki, beliau juga banyak memberikan petunjuk-petunjuk dan tidak menggurui. Itulah hebatnya beliau, sudah pintar, walau sepuh tetap tidak menggurui,” kenang Djoko.

BACA JUGA:   Presiden Jokowi Resmikan Ruas Tol Cigombong-Cibadak

“Biasanya kalau sama atasan itu segan. Bahkan waktu saya masih CPNS di Sulawesi Selatan, Pak Yono datang ke saya. Saya merasa diperhatikan, ternyata beliau itu memang kenal siapa saja, bukan saja untuk saya. Itulah Pak Yono memang luar biasa, dia pekerja keras, jujur dan teladan,” kenang Djoko.

Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Hari Suprayogi, mengatakan, “Semangat beliau akan kami teruskan. Perhatian beliau bagi pembangunan infrastruktur di Indonesia sangat besar. Beliau selalu mengusahakan hadir apabila kami mengundang sebagai narasumber dalam berbagai acara seminar dan diskusi bahkan meski beliau sudah dalam kondisi sakit,” kata Hari Suprayogi.

Prof. Dr. Danang Parikesit, M.Tech., peneliti dan dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), yang kini merupakan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengatakan bahwa sosok Pak Yono, juga sangat peduli terhadap pendidikan.

Beliau merupakan editor beberapa buku, seperti: Hidrologi Untuk Pengairan, Mekanika Tanah dan Teknik Pondasi, Pengukuran Topografi dan Teknik Pemetaan. “Ini karya beliau yang dikenang oleh kami di lingkungan akademik dan para mahasiswa terutama di generasi 1980 sampai 1990-an,” kata Danang.

Rachmat Saleh, sebagai menantu Pak Yono, menceritakan bahwa beliau adalah orang yang tegak dan lurus. Selalu mengajarkan kejujuran dan integritas.

“Beliau paling tidak suka keluarga membawa-bawa nama beliau, harus berusaha sendiri, cari kerja sendiri,” ujarnya.

Beliau juga terlibat dalam kegiatan pengajaran di berbagai perguruan tinggi termasuk menjadi narasumber di Kementerian PUPR. “Alhamdulillah sampai akhir hayat, pikirannya masih kuat tidak pikun,” ungkapnya.

(Adhito)

Tags: Kementerian PUPRmenteri pusuyono sosrodarsono
Previous Post

BEI: Public Expose Live untuk Tingkatkan Likuiditas Pasar

Next Post

Analis: Implementasi 5G Belum Mendesak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR