Jakarta – Harga saham PT Wismilak Inti Makmur, produsen rokok merek Wismilak, ditutup stagnan pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Pada penutupan perdagangan, harga saham dengan kode WIIM itu ada di Rp 700 per lembar atau sama dengan angka penutupan kemarin sore. Demikian menurut data transaksi dari BEI.
Sementara itu, kemarin manajemen BEI mengumumkan bahwa saham itu dalam status UMA (unusual market activity) karena pergerakan harga di luar kelaziman. “Kami sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham WIIM. Pengumuman UMA tidak otomatis menunjukkan keberadaan pelanggaran peraturan pasar modal,” kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy, dalam keterbukaan informasi.
Pada hari ini, saham tersebut mencatat Rp 720 per lembar sebagai harga tertinggi. Nilai perdagangan saham itu sekitar Rp 81.000.000 untuk hari ini; frekuensi transaksi sebanyak 20-an kali yang menyertakan 115.000 lot saham.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup turun 3,93 poin ke 4.271,74. Itu berarti turun 0,09% bila dibandingkan saat penutupan perdagangan kemarin.
Nilai transaksi pembelian saham hari ini di Rp 4,45 triliun. Volume perdagangan di 4,62 miliar lot saham dengan frekuensi transaksi di 114.000-an kali (DHIT)
