Jakarta, TopBusiness – Ketua Penyelanggara Top Bank, Insurance, and Multifinance 2019, M. Lutfi Handayani, mengatakan bahwa tahapan dan proses penilaian serta penentuan pemenang penghargaan itu, melibatkan sekitar 350 perusahaan keuangan di Indonesia.
Tahapan penilaian berjalan selama sekitar empat bulan. Hal itu meliputi penilaian laporan keuangan/data sekunder; pengisian kuesioner; sidang penentuan pemenang; dan lain-lain.
Yang menarik di penilaian itu adalah desk analyisis/research dengan menggunakan metode laba ekonomi plus atau EVA (economic value added). Metode ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana manajemen perusahaan keuangan berupaya dalam meningkatkan value perusahaannya.
“Data laporan keuangan 2018, menjadi dasar perhitungan nilai laba ekonomi. menjadi dasar perhitungan nilai Laba Ekonomisnya,” ujar Lutfi dalam siaran persnya terkait acara penganugerahan penghargaan Top Bank, Insurance, and Multifinance 2019 yang digelar Majalah TopBusiness di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2019).
Dia menjelaskan, metode EVA Plus yang digunakan, meliputi (a) Besaran dan Perubahan Laba Ekonomis 2 tahun terakhir, (2) Momentum laba ekonomis, (3) Pengungkit investasi, dan (4) Pengungkit Aset Tak Berwujud.
“Dengan metode ini, kita dapat melihat atau memprediksi, sejauh mana perusahaan memiliki kinerja dan prospek bisnis ke depan. Hasil penilaian kinerja keuangan ini menjadi dasar penentuan Kandidat Pemenang. Ini berarti, yang mendapat penghargaan adalah perusahaan yang berkinerja baik dan memiliki prospek bisnis yang baik pula,” tegas Lutfi.
Ada juga penilaian produk bank, asuransi, multifinance yang menggunakan market research ke publik, di enam kota besar, yakni di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makasar. Khusus untuk penilaian produk industri keuangan, dilakukan pengukuran indeks persepsi konsumen ke masyarakat di enam kota besar, terhadap produk-produk perbankan, asuransi, dan multifinance. Hal itu meliputi indikator-indikator seperti Brand Knowledge, Brand Image, Brand Engagement, dan Customer Satisfaction.
“Dengan demikian, semua itu menunjukkan bahwa proses penilaian dan penentuan pemenang dilakukan secara obyektif,” ujar Lutfi.
Proses penilaian yang dilakukan Dewan Juri Top Bank, Insurance, and Multifinance 2019, menunjukkan adanya performa bagus di beberapa perusahaan keuangan. Penilaian tersebut menyertakan sejumlah nama kalangan ahli atau pun lembaga lain. (nrd)
