Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di akhir perdagangan Senin (02/9) di Bursa Efek Indonesia kehilangan 37,92 poin, setara dengan 0,6 persen ke posisi 6.290,546.
Indeks komposit Jakarta tersebut sempat menguat pada sesi pembukaan. Tapi, hal tersebut tak berlangsung lama. IHSG berbalik arah jadi turun 24,55 poin (0,39 persen) ke level 6.303,92. Dan terus mengalami tekanan hingga penutupan hari ini. Sentimen perang dagang antara Amerika-China.
Sebelumnya, negara Tirai Bambu ini menerapkan kenaikan tarif impor 5 persen pada impor minyak mentah AS. Ini adalah pertama kalinya minyak mentah AS menjadi sasaran dari tensi perang dagang yang selama ini berkecamuk. Sementara, negara Paman Sam tersebut balik membalas dengan memberlakukan tarif tambahan 15 persen pada barang-barang asal China senilai USD 300 miliar.
Sejumlah saham mengalami tekanan harga, seperti, PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) Rp 125 ke level Rp 1.630, diikuti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 500 ke posisi Rp 30.000 dan PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) Rp 15 ke posisi Rp 1.520 per unit saham.
Penulis : Agus H
