TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Nielsen Siap Hadirkan Total Audience Measurement

Achmad Adhito
13 September 2019 | 10:06
rubrik: Business Info, Ekonomi
Ramadan Dorong Belanja Iklan dan Konsumsi

Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Dalam era digital saat ini di mana konsumen menjalani ‘seamless lifestyle’ atau tidak lagi memisahkan aktifitas online/offline, perusahaan media dan pengiklan menghadapi tantangan untuk membuat keputusan yang tepat antara anggaran iklan yang berubah dari konvensional ke digital menuju ke ‘monetisasi’ metrik untuk menjangkau target audience yang efektif.

Untuk membantu perusahaan media dan pengiklan melakukan penetrasi dan menarik perhatian konsumen dalam lanskap media yang baru ini, Nielsen menghubungkan semua kapabilitas pengukuran online/offline ke dalam suatu kerangka yang komprehensif, yang mengukur “Total Audience.” Hal itu dijelaskan dalam siaran pers yang diterima semalam oleh wartawan Majalah TopBusiness.

Data Nielsen Consumer & Media View (CMV) menunjukkan bahwa di Indonesia, pertumbuhan kepemilikan smartphone yang mencapai 250% dalam lima tahun terakhir (2014-2019) dan karakteristik smartphone yang selalu terhubung menjadi pendorong ‘seamless lifestyle’ tersebut..

Televisi memang masih mendominasi konsumsi media, namun bila dilihat dari lamanya waktu yang dihabiskan untuk konsumen untuk menonton TV, televisi tidak mengalami pertumbuhan dalam tiga tahun terakhir. Mengutip data Nielsen Consumer & Media View (CMV), pada kuartal pertama 2016 konsumen di 11 kota di Indonesia menghabiskan waktu rata-rata 4 jam 54 menit dalam satu hari untuk menonton televisi; dan di kuartal yang sama di tahun 2019 mereka menghabiskan waktu rata-rata 4 jam 59 menit.

Sementara itu, waktu yang dihabiskan untuk mengonsumsi internet justru semakin meningkat dalam tiga tahun terakhir, dari 2 jam 26 menit per hari di kuartal satu 2016 menjadi 3 jam 20 menit per hari di kuartal yang sama tahun 2019. Jelas bahwa digital mulai ‘mengejar’ televisi, sehingga dipandang sebagai pendatang baru yang ‘seksi’ dalam media mix.

Seiring dengan meningkatnya waktu yang dihabiskan untuk mengkonsumsi internet, batas antara online dan offline pun menjadi samar karena konsumen tidak lagi memisahkan kedua platform tersebut dalam menjalankan aktivitas mereka. Studi Nielsen CMV menunjukkan konsistensi perilaku konsumen dalam menggunakan platform online dan offline sebagai berikut: 88% konsumen yang mengaku memiliki hobi fotografi memiliki akun Instagram (layanan jejaring sosial untuk berbagi foto dan video), 85% konsumen yang hobi bermain game menyatakan bahwa mereka juga bermain game online, dan konsumen yang suka makan di restoran juga memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk memesan makanan secara online.

BACA JUGA:   Konsumen Indonesia Masih Termasuk Teroptimis Dunia

Kemudian, 1(satu) dari 4 (empat) orang yang suka berbelanja di pusat perbelanjaan juga berbelanja online. Perubahan perilaku dalam konsumsi media ini membuat kebiasaan cross-platform antara media digital dengan media konvensional menjadi suatu hal yang lumrah, dan digital menjadi irisan pada setiap jenis media konvensional, baik televisi, radio maupun cetak.

‘Seamless lifestyle’ membuat strategi promosi di media digital menjadi penting. Studi Nielsen Advertising Intelligence (Ad Intel) pada kuartal kedua 2019 menunjukkan bahwa porsi belanja iklan di media digital cukup besar di tiga kategori, yaitu 25% untuk kategori Layanan Online, 20% untuk kategori Perangkat Komunikasi dan 6% untuk kategori Makanan Instan/Mi Instan.

Lebih lanjut, ada dijelaskan bahwa untuk membantu perusahaan media dan pengiklan melakukan penetrasi dan menarik perhatian konsumen dalam lanskap media baru ini, Nielsen menghubungkan semua kapabilitas pengukuran online/offline ke dalam kerangka kerja komprehensif yang mengukur “Total Audience”.

Total Audience Measurement mengaplikasikan teknologi canggih yang menggabungkan Nano People Meter dan Streaming Meter dengan “Pendekatan Big Data dan Data Science”, yang dihubungkan oleh Nielsen Software Development Kit (SDK) terbaru. Selain komprehensif, berbiaya rendah dan berkualitas tinggi, solusi teknologi ini juga didesain untuk berbaur dengan lingkungan rumah, dimana desain perangkat yang digunakan sangat simpel dan modern.

Para pelaku industri media di Indonesia kedepannya dapat mengukur kepemirsaan pada media konvensional dan media digital secara lebih mudah, bahkan lebih jauh lagi dapat melihat demografi pemirsa yang mengkonsumsi konten dan iklan yang ditayangkan. Solusi Total Audience Measurement ini telah tersedia di Nielsen di Amerika Serikat dan entitas Nielsen di negara lainnya siap untuk memulai.

“Strategi pemasaran seharusnya tak lagi memisahkan digital dan konvensional, di mana masing-masing media memiliki keunikan untuk membantu pengiklan mencapai tujuan. Oleh karena itu, diperlukan pengukuran yang komprehensif untuk memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai touch-point dari konsumen sehingga pengiklan bisa menghitung ROI (Return Of Investment) dengan mencocokkan data antara siapa yang melihat dan tidak melihat iklan mereka, dan siapa yang membeli dan tidak membeli produk mereka.” tutur Hellen Katherina, executive director media Nielsen Indonesia.

BACA JUGA:   Dapat Disclaimer, Empat Saham Terancam Suspend

“Di sisi lain, pengukuran yang independen sangatlah penting untuk memberikan kepercayaan diri bagi para pemasar dan pengiklan untuk terus melakukan investasi di media digital. Kami mengajak para pelaku industri media untuk mulai bergerak ke arah Total Audience dan cross-media measurement untuk membantu industri mendapatkan strategi monetisasi yang maksimal, dan Nielsen siap menyediakan solusi tersebut.” lanjut Hellen.

(Adhito)

Tags: nielsen indonesiaTotal Audience Measurement
Previous Post

Indeks Bertambah 27,24 Poin

Next Post

Lini Usaha Logistik Garuda Besut Aplikasi “tauberes”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR