Jakarta,TopBusiness—Belanja iklan di periode Juli 2018 sampai Juni 2019,mencapai Rp 9,3 triliun. Angka ini berkontribusi 6% dari total belanja iklan di periode tersebut yang senilai Rp 165 triliun.
Hal tersebut dijelaskan oleh Direktur Eksekutif Media Nielsen Indonesia, Hellen Katherina, di Jakarta kemarin siang, dalam paparan terbaru Nielsen Advertising Intelligence, kepada sejumlah media.
Hellen menjelaskan bahwa, sejak kuartal ketiga 2018, Nielsen menambahkan kelompok media digital dalam pengukuran belanja iklan.
Di situ, Nielsen Digital Ad Intel memonitor iklan dalam format display dan video, pada berbagai perangkat seperti komputer laptop, komputer desktop, dan perangkat mobile (bergerak). “Hasil studi itu menunjukkan bahwa 52% iklan digital disampaikan dalam bentuk display. Sementara sisanya dalam bentuk video,” kata dia.
Kategori produk yang terbanyak beriklan di media digital adalah layanan online. Disusul oleh perangkat dan layanan komunikasi.
Sedangkan pengiklan ketiga terbesar datang dari kategori kendaraan pribadi. Urutan keempat dan kelima adalah produk perawatan rambut dan susu cair.
Dijelaskan pula, dari sisi merek, sembilan dari 10 yang beriklan di media digital datang dari kategori layanan online dan layanan komunikasi.
“Vivo, Samsung, dan Tokopedia, adalah merek yang mendominasi di urutan tiga besar. Disusul oleh Hilo Chocolate Banana dan Oppo,” papar Hellen.
(Adhito)
