TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

JJC Kejar Target Penyelesaian Kontruksi

Agus Haryanto
24 September 2019 | 13:30
rubrik: Ekonomi
JJC Kejar Target Penyelesaian Kontruksi

Jakarta, TopBusiness – Anak usaha PT Jasa Marga Tbk yaitu PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mengejar target penyelesaian konstruksi jalan tol layang sepanjang 36,40 Km sehingga dapat beroperasi guna mendukung arus mudik Natal dan Tahun Baru 2020.

Sebagai bagian dari rangkaian sertifikasi laik operasi, JJC melakukan uji pembebanan jembatan (loading test). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki M. Hadimuljono dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit dalam laman jasamarga.com, di Jakarta, hari ini, disebutkan meninjau pelaksanaan hari pertama uji beban pada Senin (23/09) malam. “Uji beban dilakukan pada tipikal-tipikal lokasi yang unik. Malam ini baru dilakukan pada satu tipikal lokasi saja. Hasilnya untuk tipikal titik yang dilakukan uji beban malam ini tergolong aman,” terang Basuki.

Titik pengujian pertama dilakukan di titik Pier Utara No. 490-490 A yang terletak di Km 39 arah Cikampek. Tipikal lokasi ini memiliki desain Pierhead Kantilever. Pengujian dilakukan dengan menerapkan metode beban dinamis (frekuensi resonansi akibat impct) dan uji beban statis loading unloading maksimum (400 ton dengan menggunakan 16 truk kapasitas masing-masing truk antara 25-30 ton yang dibagi menjadi empat tahap).

Dia menyatakan, nantinya setelah beroperasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I dan II. “Jangan salah persepsi. Secara struktur sangat kuat menampung hingga kendaraan golongan V, namun dari segi manajemen traffic tidak direkomendasikan. Ini karena saat akses masuk jalan tol yang menanjak, kendaraan besar akan melambat dan menimbulkan antrean,” tambahnya.

 

Penulis : Agus H

 

 

BACA JUGA:   Selama 2023, Pertamina NRE Berhasil Genjot Produksi Pembangkitan Listrik Berbasis Energi Bersih
Previous Post

BNPB Sebut Sebab Karhutla

Next Post

Analis: Banyak Demo, Investor Asing Kabur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR