Jakarta, TopBusiness – Hingga penutupan perdagangan Rabu (25/09) di Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan atau IHSG berhasil melalui zona merah. Indeks komposit Jakarta tersebut positif 8,8 poin, atau 0,14 persen ke posisi 6.146,404.
Indeks bergerak datar, seiring kehati-hatian investor dalam mengoleksi saham berharga murah (rebound) namun tetap memperhatikan kondisi internal dan eksternal makroekonomi.
Sejak awal pembukaan hingga jelang penutupan perdagangan saham, IHSG tak berbali arah. Setelah beberapa saat dibuka negatif, IHSG terkoreksi 9,21 poin (0,15 persen) ke level 6.128,40 bahkan hingga jelang sesi I berkurang 10,24 poin (0,17 persen) ke level 6.127,37 kemudian berlanjut pada penutupan 10,24 poin (0,17 persen) ke level 6.127,37. Setelah masuk pergerakan sesi II, IHSG masih tetap bertahan di area merah. Indeks negatif 14,51 poin (0,24 persen) ke level 6.123,1 dan jelang penutupan 6,29 poin (0,1 persen) ke level 6.131,32, tapi berbalik arah dan berakhir dengan positif.
Perdagangan di pasar reguler cenderung berlangsung normal yang ditandai volume transaksi mencapai 17.014.477.731 unit dengan frekuensi 431.627 kali senilai Rp 8,019 triliun. Beberapa saham mengalami tekanan harga, diantaranya, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) Rp 275 per unit ke posisi 10.700, kemudian PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) Rp 2 ke posisi Rp 474, dan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) Rp 4 ke posisi Rp 90.
Penulis : Agus H
