Home Ekonomi Capital Market Resmi Tercatat di BEI, Saham PURE Diburu Investor

Resmi Tercatat di BEI, Saham PURE Diburu Investor

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)
Jakarta, TopBusiness – Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan mineral, PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).  Perseroan menjadi perusahaan tercatat ke-40 yang melantai di Bursa pada tahun ini.
PURE melantai di BEI melalui skema penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Dalam perdagangan debutnya, saham PURE terkerek 50 persen ke posisi Rp450 per saham dari harga perdana di Rp300 per saham.
Dengan volume dan frekuensi transaksi tersebut hanya terjadi sebanyak 1 kali. Sehingga menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp45 ribu. Saham PURE langsung terkena auto reject atas (ARA).
PURE sendiri menggelar IPO dengan melepas sebesar 333.333.500 lembar saham dengan harga penawaran Rp 300 per saham. Sehingga dana yang berhasil dihimpun oleh perseroan sebesar Rp 100.000.050.000.
“Dalam masa penawaran umum dan dari perdagangan tadi, saham PURE diminati oleh publik, terbukti saham PURE mengalami oversubscribed (kelebihan permintaan) sebanyak 324 kali dari pooling,” ungkap Richard Tandiono selaku Presiden Direktur PURE, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (9/10/2019).
Perseroan juga mengadakan program Employee Stock Allocation (“ESA”) dengan mengalokasikan saham sebesar 955.000 lembar saham atau sebesar 0,29% dari jumlah Saham Yang Ditawarkan.
Selain itu, lanjut dia, perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebesar 333.333.500 Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan dengan harga Pelaksanaan sebesar Rp 360, per saham, sehingga total hasil pelaksanaan Waran Seri I adalah sebesar Rp120.000.060.000.
Dia menegaskan, dana yang diperoleh dari hasil IPO ini setelah dikurangi seluruh biaya-biaya emisi saham, sebesar 76,28% akan digunakan untuk belanja modal.
“Yaitu, pembelian mesin dan peralatan seiring dengan pengembangan kegiatan usaha, serta penambahan area produksi di Bogor. Dan sebesar 23,72% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan,” imbuh dia.
PT Trinitan Metals and Minerals didirikan pada 2009 yang merupakan perusahaan pengolah logam dan bahan mineral (smelter) yang berfokus pada penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dan berfokus untuk menghasilkan produk dengan kualitas terbaik, dengan produk akhir berupa Timbal (Pb) dan Antimoni (Sb).
Saat ini, produk perseroan digunakan oleh Pelanggan yang bergerak di bidang Industri Battery Manufacture 71 ,1%, industry pembuat Antimony Trioxide ll,9%, industri Metals Processing/ smelter 7,3%, industry Solder 4,7%, dan industri pertahanan 5,2%.
Produk sudah dipasarkan sekitar 56% di pasar lokal dan 44% di ekspor ke beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, Korea, Jepang, China, dan Fiji.
Tomy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here