TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rights Issue TRIS Ditargetkan Capai Rp 577 M

Agus Haryanto
10 October 2019 | 12:31
rubrik: Capital Market
Rights Issue TRIS Ditargetkan Capai Rp 577 M

sumber: industry.co.id

Jakarta, TopBusiness – Emiten industri dan perdagangan garmen, PT Trisula International Tbk (TRIS) berencana untuk melakukan aksi korporasi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue guna mengincar dana segar dari pasar modal.

Langkah ini dilakukan perseroan untuk mengakuisisi saham PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) sebanyak 78,52%. Apalagi, TRIS dan BELL sendiri merupakan perusahaan yang berada di bawah pemegang saham pengendali yang sama.

Untuk itu, mengingat keduanya memiliki kegiatan usaha yang sejenis di bidang tekstil dan garmen, maka diharapkan dengan rencana pengalihan saham ini, BELL dapat melengkapi kegiatan usaha TRIS. Sehingga tercipta perusahaan tekstil garmen yang lebih terintegrasi, bersinergi lebih kuat, serta efisien.  “Langkah penerbitan rights issue ini selain untuk meningkatkan kinerja keuangan TRIS di masa mendatang, juga agar tercipta sinergi sebagai integrated apparel provider dengan unit segmen usaha baru yaitu manufaktur dan perdagangan tekstil di bawah bendera BELL,” ujar Direktur Utama TRIS, Santoso Widjojo ditulis Kamis (10/10/2019).

Sebelum melalui tahapan pernyataan pendaftaran rencana rights issue ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), TRIS harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan para pemegang saham dengan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dan hasil RUPSLB menyatakan telah menyetujui rencana aksi korporasi rights issue. “Perseroan berencana mengajukan pernyataan pendaftaran kepada OJK setelah semua persiapan dokumentasi selesai,” tuturnya.

Selanjutnya, kata dia, TRIS melalui BELL juga dapat meningkatkan portofolio dan diversifikasi produk-produk tekstil dan garmen serta produk terkait lainnya agar memperluas pangsa pasar dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan tekstil dan garmen lainnya. “Kami berharap dengan adanya restu dari para pemegang saham, aksi korporasi rights issue ini dapat berjalan dengan lancar. Dan sinergi dari unit usaha baru BELL dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kapasitas produksi serta efisiensi Perseroan, sehingga tercipta sinergi sebagai integrated apparel provider,” ujar Santoso.

BACA JUGA:   Indeks Perlihatkan Penguatan Poin

Jika semua berjalan sesuai rencana, dia menambahkan, TRIS akan memperoleh 78,52% saham BELL yang sebelumnya dimiliki oleh induk usaha PT Inti Nusa Damai (IND) dengan menggunakan 66,67% saham baru yang akan dikeluarkan oleh TRIS.

Dalam Keterbukaan Informasi di OJK, TRIS menawarkan untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,09 miliar saham baru dengan nominal sebesar Rp100 per lembar saham, di mana setiap 1 saham lama berhak atas 2 HMETD. “Dengan melakukan PMHMETD I, perseroan berharap untuk memperoleh dana sebanyak-banyaknya mencapai Rp577 miliar,” katanya.

Pelaksanaan PMHMETD I juga disertai dengan penerbitan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 348.976.001 waran, di mana setiap pemegang 6 saham baru perseroan akan berhak atas 1 Waran seri I. Dengan begitu, perseroan berharap memperoleh dana tambahan untuk modal kerja Perseroan dan/atau anak perusahaan.

Lebih lanjut, Santoso menjelaskan, jika pemegang saham tidak melakukan haknya, kepemilikan sahamnya akan terdilusi maksimal sebesar 66,67% setelah PMHMETD I dan tambahan dilusi maksimal sebesar 9,99% bila tidak melaksanakan Waran Seri I.

Dalam situasi ini, kata dia, IND akan bertindak sebagai pembeli siaga yang akan mengambil bagian atas saham-saham yang tidak diambil bagian oleh para pemegang saham perseroan dalam pelaksanaan PMHMETD I. Dan akan disetorkan dalam bentuk inbreng 78,52% kepemilikan saham dalam BELL.

Secara kinerja, hingga semester I-2019, TRIS berhasil mengantongi penjualan bersih mencapai Rp459,73 miliar atau meningkat sebesar 11,16% dibandingkan penjualan bersih perseroan pada semester I-2018 sebesar Rp413,58 miliar.

Sementara laba bersih perseroan hingga semester I-2019 tercatat mencapai Rp13,11 miliar atau melonjak 16,31% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp11,27 miliar.

 

Tomy Asyari

Previous Post

Penggunaan Baja Tulangan Beton Ber-SNI

Next Post

Pemerintah Luncurkan BPDLH

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR