TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rupiah Bisa Tertolong Apresiasi Yuan

Agus Haryanto
11 October 2019 | 09:26
rubrik: Capital Market
Ikuti Tren Regional, Rupiah Tersungkur atas Dolar AS

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) pada perdagangan hari ini dirpoyeksi bakal berbalik ke zona positif. Hal ini karena adanya faktor penguatan mata uang China, Yuan.

Mengutip Bloomberg  pagi ini, rupiah dibuka di posisi Rp 14.130 per USD atau menguat 20 poin dari penutupan kemarin di tangga Rp 14.150 per USD.

Menurut ekonom  PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede, keberhasilan yuan menguat atas USD pada akhirnya menjadi sentimen positif bagi mata uang di kawasan Asia, termasuk rupiah.

Seperti diketahui, penguatan yuan juga tak lepas dari pertemuan dagang antara AS dan China yang dilaksanakan pada 10–11 Oktober di Washington DC ini. Hal itu diproyeksi bisa mendongkrak laju rupiah.

Sebenarnya pelaku pasar optimistis perundingan dagang tersebut bisa berjalan mulus dan menghasilkan kesepakatan positif. “Kondisi tersebut memicu yuan serta mata uang di kawasan Asia kembali bergerak positif saat berhadapan dengan the greenback itu,” tuturnya.

Josua menambahkan, pergerakan mata uang Merah Putih juga bakal dipengaruhi oleh angka inflasi AS periode September ini. Jika inflasi AS tersebut di bawah hasil konsensus analis yang sebesar 0,1 persen, maka peluang rupiah untuk kembali menguat juga terbuka. “Untuk itu, kurs rupiah pada hari ini diproyeksi bergerak di rentang Rp 14.125 hingga Rp 14.200 per USD,” kata dia.

Di perdagangan kemarin, kurs rupiah di pasar spot ditutup menghijau 0,16 persen menjadi Rp 14.150 per USD. Sedang untuk kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) juga menaik 0,18 persen ke Rp 14.157 per USD.

 

Tomy

BACA JUGA:   Semen Padang Jual Mesin Produksi ke VUB
Previous Post

IHSG Menguat 0,16 Persen

Next Post

Harga Emas Hitam Berakhir Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR