Jakarta, TopBusiness – Pada pembukaan perdagangan Senin (14/10) di Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan atau IHSG positif 23,43 poin, setara dengan 0,38 persen ke posisi 6.129,23. Investor masih mengikuti ‘awan cerah’ bursa kawasan, sebagai ikutan dari Wall Street.
Investor mengikuti pergerakan arah bursa utama regional, dengan sebagian besar mengalami penambahan poin. Hal itu sehubungan dengan prospek positif soal kemajuan dalam diskusi antara Pemerintah Amerika dan China. Beberapa waktu lalu, Presiden Amerika Trump menyatakan, perjanjian dagang antara pihaknya dengan Pemerintah China akan terjadi secara bertahap dalam kurun waktu 3 minggu ke depan. Selanjuntya, negara tirai bambu itu berniat membeli produk agirkultur Amerika sebesar USD 40-50 miliar.
Di sejumlah bursa kawasan Asia, sebut saja, indeks hang seng di Bursa Saham Hong Kong naik 212,49 poin (0,81 persen) ke posisi 26.520,93, diikuti Kospi di Bursa Saham Seoul 24,93 poin (1,22 persen) ke posisi 2.064,54 dan indeks acuan ASX 200 di Bursa Saham Australia 56,90 poin (0,86 persen) ke posisi 6.663,70.
Di Wall Street-New York. Hingga penutupan Sabtu (12/10), indeks dow jones industrial average melambung 319,92 poin (1,21 persen) ke posisi 26.816,59 poin, dan komposit Nasdaq 106,26 poin (1,34 persen) ke posisi 8.057,04 poin.
Penulis: Agus H
