TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

SLIS dapat Teguran BEI

Agus Haryanto
16 October 2019 | 14:22
rubrik: Capital Market
IHSG Berkurang 0,45 Persen

Jakarta, TopBusiness – Saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS), perusahaan produsen sepeda motor listrik ditengarai PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pergerakan yang tak wajar.

Untuk itu, wasit pasar modal itu pun menyebut, saham yang belum lama melantai di Bursa ini masuk kategori unusual market activity (UMA). Di mata Bursa, laju SLIS terlalu kencang.

Hal seperti itu disebutkan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu (16/10). “Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham SLIS yang di luar kebiasaan,” tandas Irvan.

Menurutnya, terkait dengan terjadinya UMA atas saham SLIS tersebut, pihak Bursa saat ini tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham anyar tersebut.

Oleh karena itu, kata Irvan, investor diminta untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa hingga mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

Selain itu, pelaku pasar juga diharapkan mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan. “Apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham), maka perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi itu,” saran dia.

Mengutip data di RTI BEI, saham SLIS pada akhir perdagangan sesi I Rabu (16/10/2019) ini tercatat mengalami kenaikan harga sebesar Rp195 atau 25% menjadi Rp980. Sementara jika ditilik pada perdagangan perdananya Senin, 7 Oktober lalu, yakni saham SLIS berada di posisi Rp195, maka saat ini saham ini sudah meroket hingga 403%.

 

Tomy Asyari

 

BACA JUGA:   Apa Saham LQ45 yang Direkomendasikan di Hari Ini?
Previous Post

Pernyataan Kementerian PUPR soal OTT KPK

Next Post

BI Dinilai akan Andalkan Kebijakan Moneter Akomodatif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR