Jakarta, TopBusiness – Ekspektasi bakal terjadi kesepakatan tarif ekspor China ke Amerika menyebabkan harga minyak mentah dunia bergerak naik.
Sebelumnya, Pemerintah China mendesak Amerika untuk menghilangkan lebih banyak tarif yang diberlakukan pada September sebagai bagian dari kesepakatan fase i, sehingga akan menurunkan efek perlambatan ekonomi dan meningkatkan permintaan akan minyak mentah dunia.
Sementara, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan Rusia (OPEC plus) dikabarkan akan tetap memangkas produksinya. Sejak Januari, mereka telah memangkas produksi sebanyak 1,2 juta barel per hari.
Di London ICE Futures Exchange, jenis minyak brent untuk pengiriman Januari naik USD 0,83 (1,3 persen) ke level USD 62,96 per barel. New York Mercantile Exchange, west texas intermediate untuk pengiriman Desember naik USD 0,69 dolar AS (1,2 persen) ke posisi USD 57,23 dolar AS per barel.
Penulis: Agus H
