Jakarta,TopBusiness—Setelah pada Jumat akhir pekan kemarin ditutup menguat 0,48% pada level 6.128, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) diperkirakan menguat terbatas untuk hari ini. Hal itu karena adanya sentimen positif dari luar negeri dan dalam negeri.
Riset harian Samuel Sekuritas Indonesia yang dipublikasikan pagi ini memaparkan, satu sentimen positif itu adalah rilis neraca perdagangan dari Badan Pusat Statistik RI (BPS) Jumat pekan kemarin. Di situ, BPS mengumumkan bahwa neraca perdagangan Indonesia di Oktober 2019 surplus sebesar USD 161 juta. Dalam hal itu, total ekspor sebesar USD 14,93 miliar dan total impor USD 14,77 miliar.
Adapun sentimen positif dari luar negeri, antara lain, pada Minggu (17/11/2019), Kementerian Perdagangan China mengumumkan bahwa terdapat pembicaraan yang konstruktif antara AS dan China. Berbicara melalui telepon dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, Wakil Perdana Menteri China Liu He diberitakan membangun diskusi yang signifikan mengenai masalah yang jadi fokus masing-masing negara. Sementara itu, Penasihat Ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow mengatakan Washington dan Beijing sudah semakin dekat dengan pembicaraan damai.
Sementara itu, berdasarkan pantauan dari data transaksi RTI Infokom, IHSG di sekitar jam 09.25, di posisi 6109,508. Atau, menurun 18,837 poin (0,307 persen).
Investor asing terlihat lebih banyak menjual saham. Adapun investor domestik cenderung lebih banyak membeli saham.
(Adhito)
