Jakarta, TopBusiness – Pemerintah memberikan perhatian serius terhadap upaya memacu nilai investasi di sektor manufaktur. Sebab, aktivitas industrialisasi dinilai membawa efek berganda yang luas terhadap perekonomian nasional.
“Sesuai arahan Bapak Joko Widodo, seluruh kementerian termasuk Kementerian Perindustrian, agar dapat menyederhanakan aturan-aturan yang bisa memudahkan investasi masuk sehingga industri kita bisa tumbuh berkembang dan berdaya saing global,” kata Menteri Perindustrian atau Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam laman kemenperin.go.id, di Jakarta, Minggu (17/11).
Menperin mengungkapkan, dalam implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, salah satu program prioritasnya adalah menarik investasi dari perusahaan-perusahaan skala global. Langkah ini diyakini dapat mendongkrak kapasitas produksi sekaligus memperkuat struktur manufaktur nasional. “Kami pun mendorong agar para investor tersebut dapat menjalin mitra dengan industri di dalam negeri, termasuk sektor industri kecil dan menengah (IKM). Upaya strategis ini diharapkan akan terjadi transfer teknologi terutama bagi investor yang telah mengadopsi industri 4.0,” paparnya.
Menperin menambahkan, selain gencar menarik investasi sektor industri padat karya, pemerintah juga aktif menggenjot pertumbuhan di sektor industri yang berorientasi ekspor dan menghasilkan produk substitusi impor. “Ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja lebih banyak lagi dan mengurangi defisit neraca perdagangan,” imbuhnya.
Penulis: Agus H
