Jakarta, TopBusiness – Sinyal kemajuan antara China dan Amerika guna melakukan negosiasi dagang soal tarif memasuki pembicaraan babak baru. Akibatnya, harga minyak mentah dunia mengalami peningkatan lebih dari 2 persen.
Sebelumnya ada isyarat baru bahwa Beijing telah mengundang negosiator perdagangan AS untuk pembicaraan babak baru. Kendati begitu, Washington tengah mendukung para pemrotes di Hong Kong, sehingga berpotensi mendapatkan resisten dari negara Tirai Bambu tersebut.
Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan menandatangani dua RUU yang disahkan Kongres untuk mendukung para pemrotes di Hong Kong, sebuah langkah yang kemungkinan akan membuat marah China. Dan pengesahan RUU tersebut akan berpeluang mengganggu upaya kesepakatan dagang.
Di London ICE Futures Exchange, jenis minyak brent untuk pengiriman Januari 2020 terangkat USD 1,57 (2,5 persen) menjadi 63,97. West texas intermediate di New York Mercantile Exchange USD 1,57 (2,8 persen) menjadi USD 58,58 per barel.
Penulis: Agus H
