Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (22/11) akhir pekan kehilangan 17,12 poin, atau setara dengan 0,28 persen ke level 6.100,242.
Indeks komposit Jakarta ini tak mampu ke luar dari teritori negatif. Setelah dibuka melemah, terus bertahan di zona merah dengan level 6.103,75 atau 13,61 poin (0,22 persen). Lanjut, jelang penutupan perdagangan sesi I ke posisi 6.104,1 dan tertutup ke level 6.096,72 poin atau 20,64 poin (0,34 persen). Dalam perjalan menuju sesi II, terkoreksi 19,47 poin (0,32 persen) ke level 6.097,89.
Investor masih mencerna dan menunggu sikap pemerintah Amerika terhadap China. Dan di akhir pekan, biasanya lebih memilih pegang dana tunai ketimbang saham. Sehingga, indeks pun terkoreksi.
Di pasar reguler volume transaksi mencapai 8.567.078.143 unit saham dengan frekuensi 488.675 kali senilai Rp 6,125 triliun. Sejumlah saham mengalami penurunan harga, diantaranya, PT Bayu Buana Tbk dengan kode perdagangan BAYU Rp 300 menjadi Rp 910, kemudian PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Rp 25 menjadi Rp 1.775 dan PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) Rp 2 menjadi Rp 105 per unit.
Penulis: Agus H
