Jakarta, TopBusiness – Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengingatkan agar para pimpinan dan jajaran pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau DJBC bisa menangkap aspirasi para pelaku usaha sehingga iklim berusaha Indonesia menjadi semakin kondusif.
“Coba sekarang teman-teman di bea dan cukai pikirkan tentang penyederhaan regulasi. Saya juga akan menantang ini untuk Direktorat Jenderal Pajak. Saya ingin teman-teman di Direktorat Jendera Bea dan Cukai sekali-kali Anda untuk ganti sepatu (mencoba merasakan dan memahami kesulitan-kesulitan yang dihadapi para pengusaha di lapangan). (Pura-pura) Jadilah eksportir atau importir yang tidak punya koneksi” kata Menkeu di Jakarta, Senin (25/11), dalam kemenkeu.go.id.
Kondisi global yang berubah sangat cepat menuntut aparatur sipil negara (ASN) merubah mind-set, attitude dan cara kerja adaptif dan responsif terhadap dinamika perubahan dimaksud. Misalnya dengan adanya model bisnis yang semakin beragam di tengah persaingan usaha sangat ketat, ASN dituntut tidak hanya memahami peraturan yang berlaku namun memiliki pemahaman atas konteks yang lebih luas dan cara merespon yang tepat.
Ranking Indonesia di ease of doing business mengalami kenaikan saat ini, namun masih kalah cepat dibandingkan beberapa negara lain yang lebih responsif dan menerapkan kebijakan dan tindakan lebih cepat dan tepat.
Penulis: Agus H
